Rouhani: 40 Kalah, AS Harus Belajar dari Masa Lalu
https://parstoday.ir/id/news/iran-i41690-rouhani_40_kalah_as_harus_belajar_dari_masa_lalu
Presiden Republik Islam Iran mereaksi putusan terbaru Kongres Amerika Serikat yang anti Iran dan menyatakan, Iran akan menunjukkan reaksi yang tegas di hadapan langkah anti-Iran terbaru Kongres AS.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Jul 26, 2017 11:31 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani
    Hassan Rouhani

Presiden Republik Islam Iran mereaksi putusan terbaru Kongres Amerika Serikat yang anti Iran dan menyatakan, Iran akan menunjukkan reaksi yang tegas di hadapan langkah anti-Iran terbaru Kongres AS.

KongresAS pada Selasa malam(25/7/2017), menetapkan draf paket sanksi komprehensif anti-Iran dengan 419 suara setuju.

Hassan Rouhani, Presiden Iran, pada Rabu (26/7/2017), pada sidang kabinet menyinggung bahwa Amerika Serikat telah selama 40 tahun melakukan tekanan, sanksi dan provokasi sejumlah negara regional untuk melawan Iran, dan semuanya gagal, seraya menegaskan, "Orang-orang Amerika Serikat harus belajar dari kekalahan beruntun mereka dalam berhadapan dengan bangsa Iran."

Ditambahkannya, "Jika Amerika Serikat menginginkan wilayah vital Timur Tengah menjadi wilayah yang stabil dan aman, serta menginginkan jalur laut penting di kawasan ini menjadi jalur yang aman di dunia, maka Washington harus mengakhiri politiknya saat ini dan mengetahui bahwa Iran tidak akan pernah terpengaruh makar-makar serta akan terus melanjutkan jalannya.

Presiden Republik Islam Iran mengatakan, "Amerika Serikat harus menghormati hak-hak bangsa Iran dan menyadari bahwa hanya di bawah naungan penghormatan, hukum dan cara-cara damai, kepentingan kedua negara akan terjamin."

Menurutnya, "Permusuhan Amerika Serikat, bukan hanya terkait dengan pemerintah Republik Islam saja, melainkan terkait dengan muqawama (resistensi), perjuangan dan keteladangan bangsa Iran, adalah hal yang tidak dapat dikompromi oleh Amerika Serikat dan merek atidak dapat menerima [fakta] bahwa di kawasan yang penting ini, Iran memiliki independensi dan pengaruh."

Rouhani juga menekankan pengokohan kekuatan serta pondasi pertahanan Iran seraya menandaskan, "Iran akan meningkatkan kekuatan seluruh persenjataan defensif tanpa memperhatikan pendapat pihak lain."(MZ)