Zarif: Hubungan Baik dengan Negara Tetangga, Prioritas Iran
-
Mohammad Javad Zarif, Menlu RII berjabat tangan dengan Adel al-Jubeir, Menlu Arab Saudi
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, pengembangan hubungan dengan negara-negara tetangga berdasarkan sikap saling menghormati adalah prioritas Republik Islam.
Mohammad Javad Zarif mengatakan hal itu kepada wartawan di sela-sela pertemuan terakhir kabinet pemerintahan ke-11 Iran pada Rabu (2/8/2017).
Ia juga menyingung jabat tangannya dengan Adel al-Jubeir, timpalannya dari Arab Saudi dan menilai tindakan ini sebagai hal yang alami dalam pertemuan-pertemuan internasional.
Zarif menjelaskan, dalam pertemuan lembaga-lembaga internasional, kejadian seperti ini adalah alami dan orang-orang yang hadir pada pertemuan seperti ini saling bertemu satu sama lain.
"Meskipun Republik Islam Iran menentang banyak kebijakan pemerintah Arab Saudi, namun kebijakan Tehran selalu untuk memiliki hubungan yang baik dengan tetangga, dan Republik Islam tidak pernah mengejar pemutusan hubungan dengan negara-negara tetangga," ujarnya.
Zarif menegaskan, kebijakan Iran ini tergantung pada hubungan yang didasarkan pada saling menghormati dan kebijakan logis serta tidak menciptakan gangguan dan penanganan yang tepat dengan rakyat di kawasan.
Menlu Iran lebih lanjut menyinggung respon negaranya terhadap pelanggaran Amerika Serikat terhadap JCOPA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif).
"Tindakan pertama adalah pengesahan RUU di parlemen Republik Islam Iran dalam kerangka membalas pelanggaran JCPOA, sementara tindakan hukum dan politik lainnya juga telah direncanakan dan akan diimplementasikan di waktu yang tepat," jelasnya.
Di bagian lain pernyataannya, Zarif menilai diakhirinya Iranphobia dan propaganda anti-Tehran sebagai kinerja yang paling menonjol di area kebijakan luar negeri pemerintah Iran. (RA)