Rahbar Lantik Rouhani Sebagai Presiden Baru Iran
-
Rahbar lantik Rouhani
Acara pelantikan Presiden Republik Islam Iran digelar hari Kamis (3/8) pagi di Husseiniyah Imam Khomeini, Tehran. Pada acara itu, Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar melantik Hassan Rouhani sebagai Presiden baru Iran.
Kantor Rahbar (3/8) melaporkan, Ayatullah Sayid Ali Khamenei dalam acara itu menyebut pemilu yang meriah dan tingkat partisipasi yang tinggi, sebagai faktor yang menjadikan sosok presiden terpilih sebagai simbol konsolidasi pemerintahan rakyat dan beliau menekankan implementasi program ekonomi perlawanan.
Ayatullah Khamenei menyarankan agar Presiden Iran mengarahkan tekadnya untuk menegakkan keadilan, mendukung total mustadhafin dan fakir miskin, melaksanakan hukum Islam hakiki, memperkuat persatuan dan kemuliaan nasional, memperhatikan potensi dalam negeri dan kapasitas besar nasional, dan menunjukkan ketegasan dalam membela nilai-nilai dan ajaran Islam.
Menteri Dalam Negeri Iran dalam acara pelantikan itu menyampaikan laporan terkait penyelenggaraan pemilu presiden Iran periode ke-12.
Berdasarkan Pasal 110 Undang-undang Dasar Iran, penandatanganan hukum pengangkatan presiden setelah pemilu, termasuk di antara tugas dan wewenang Rahbar, dan berdasarkan undang-undang pemilu presiden Iran, masa tugas presiden Iran adalah empat tahun dan dimulai sejak hari dilantik oleh Rahbar.
Hassan Rouhani dalam pemilu presiden Iran periode ke-12 yang digelar pada 19 Mei 2017, berhasil meraih suara mayoritas dengan perolehan lebih dari 23 juta suara, sehingga terpilih kembali menjadi presiden Iran untuk yang kedua kalinya. (HS)