Iran Sambut Perluasan Hubungan dengan Moldova
https://parstoday.ir/id/news/iran-i42346-iran_sambut_perluasan_hubungan_dengan_moldova
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, negara-negara independen harus berada di samping satu dengan lainnya dan terkait hal ini, Iran menyambut perluasan hubungan dengan Moldova.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Aug 07, 2017 07:47 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani, Presiden RII  (kanan) dan Igor Dodon, Presiden Moldova
    Hassan Rouhani, Presiden RII (kanan) dan Igor Dodon, Presiden Moldova

Presiden Republik Islam Iran mengatakan, negara-negara independen harus berada di samping satu dengan lainnya dan terkait hal ini, Iran menyambut perluasan hubungan dengan Moldova.

Hassan Rouhani mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan Igor Dodon, Presiden Moldova di Tehran, ibukota Iran, Minggu (6/8/2017).

"Republik Islam Iran merupakan salah satu negara pertama yang mengakui kemerdekaan Moldova, dan selama 25 tahun lalu, kedua negara memiliki hubungan yang akrab dan baik. Tehran menyambut perluasan komprehensif hubungan ini," kata Rouhani seperti dikutip Situs Informasi Kepresidenan Iran.

Ia menyinggung berbagai kapasitas dan kemampuan untuk kerjasama di Iran dan Moldova, dan menekankan pentingnya untuk memperkenalkan potensi ke sektor swasta dan investor kedua negara dalam kerangka pengembangkan hubungan bersama.

Rouhani juga menyinggung bahwa Iran dan Moldova terletak di wilayah sensitif Asia dan Eropa.

Presiden Iran menjelaskan, perlawanan dan kewaspadaan harus dilakukan dalam menangani kesulitan dan kompleksitas demi kepentingan dan masa depan bangsa-bangsanya.

Ia menilai perilaku keras kekuatan-kekuatan besar sebagai mengkhawatirkan bagi perdamaian dunia.

"Jika sebuah bangsa bersatu dan kompak serta berusaha untuk mencapai kepentingan-kepentingannya, maka tidak akan pernah gagal," pungkasnya.

Sementara itu, Presiden Moldova menyebut persahabatan dan pengembangan hubungan dengan Iran sebagai langkah yang sesuai dengan kepentingan nasional negaranya.

Igor Dodon menyerukan peningkatan level hubungan perdagangan dan ekonomi antara Moldova dan Iran, dan penggunaan kapasitas dan kemampuan kedua negara.

Ia lebih lanjut menilai upaya untuk mengisolasi Iran sebagai tidak efektif, dan mengatakan bahwa Iran akan bersinar di dunia setelah melewati kesulitan. (RA)