Interaksi dengan Dunia, Jadi Perhatian Pemerintahan Rouhani
-
Bahram Qasemi
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengatakan Republik Islam selalu berusaha untuk mengikuti kebijakan damai di kancah internasional.
"Pemerintahan Rouhani memperhatikan masalah interaksi dengan dunia dan arahan Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam hal ini akan diperhatikan," kata Qasemi ketika menjawab pertanyaan wartawan IRIB tentang strategi Kemenlu Iran setelah Ayatullah Sayid Ali Khamenei baru-baru ini menekankan perluasan hubungan dengan negara-negara dunia.
Selama konferensi pers hari ini (Senin,7 Agustus 2017) di Tehran, Qasemi juga menanggapi klaim beberapa negara Barat termasuk Amerika Serikat mengenai kemampuan rudal Iran.
"Klaim mereka tidak faktual, karena kemampuan rudal Iran adalah isu dalam negeri dan pertahanan serta tidak bertentangan dengan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB," tegasnya.
Soal kunjungan Federica Mogherini, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa ke Tehran, Qasemi mengatakan, "Nyonya Mogherini datang untuk menindaklanjuti pembukaan Kantor Uni Eropa di Tehran dan perkembangan terbaru akan kami sampaikan setelah ada hasil dan kesepahaman."
Mengenai tudingan campur tangan Iran di Irak, ia menegaskan bahwa Tehran dan Baghdad memiliki kerjasama yang baik.
Di bagian akhir, Qasemi berbicara tentang beberapa perundingan Suriah yang keluar dari konteks kesepakatan Astana dan mengatakan, Iran ingin menciptakan gencatan senjata dan stabilitas keamanan di Suriah. Oleh karena itu, Tehran mendukung setiap negara yang mampu membantu keutuhan Suriah.
"Perundingan Astana sendiri telah berkontribusi besar untuk stabilitas dan keamanan Suriah," pungkasnya. (RM)