Parlemen Iran Mulai Uji Kelayakan Menteri Usulan Presiden Rouhani
-
Rouhani di parlemen
Sidang terbuka parlemen Republik Islam Iran untuk mengkaji kelayakan para menteri usulan pemerintah ke-12 digelar Selasa (15/8).
Menurut laporan IRIB, berdasarkan rencana yang disusun, Presiden Hassan Rouhani di awal sidang perlemen hari ini seraya memaparkan program pemerintahannya secara global, juga akan membela menteri usulannya, kemudian lima anggota parlemen yang sepakat dan lima lainnya yang menolak akan memberikan alasannya.
Selanjutnya, anggota parlemen akan mengkaji pengalaman, catatan dan prestasi para menteri yang diusulkan Rouhani serta dua anggota parlemen yang setuju dan dua yang menolak akan berbicara bagi setiap menteri yang diusulkan. Kemudian kandidat menteri akan memberikan pembelaan terhadap agenda kerjanya. Sementara voting untuk setiap calon menteri akan digelar secara terpisah.
Sidang membahas kelayakan calon menteri yang diusulkan pemerintah, berdasarkan program yang telah disusu, akan memakan waktu 35 jam kerja.
Presiden Iran pada 8 Agustus 2017 telah menyerahkan susunan menterinya di kabinet mendatang kepada parlemen.
Mohammad Javad Zarif menempati posisi menteri luar negeri, Amir Hatami menteri pertahanan, Bijan Zanganeh menteri perminyakan, Abdolreza Rahmani Fazli menteri dalam negeri, Sayid Mahmoud Alavi menteri intelijen, termasuk di antara kandidat menteri yang diusulkan oleh pemerintah baru Iran.
Para kandidat lain yang diusulan oleh Rouhani adalah Mohammad Javad Azari Jahromi menteri telekomunikasi dan informatika, Massoud Karbasian menteri ekonomi, Sayid Mohammad Bat’haei menteri pendidikan, Sayid Hassan Ghazizadeh Hashemi Menteri Kesehatan, Pengobatan, dan Pendidikan Kedokteran, Ali Rabi’ee Menteri Tenaga Kerja, Koperasi dan Kesejahteraan, Mahmoud Hojjati Menteri Jihad Pertanian, Sayid Alireza Avaei menteri kehakiman, Abbas Akhoundi Menteri Jalan dan Pembangunan Perkotaan, Mohammad Shariatmadari Menteri Perindustrian, Tambang, dan Perdagangan, Sayid Abbas Salehi Menteri Kebudayaan dan Bimbingan Islam, Habibollah Bitaraf menteri energi, Massoud Soltanifar menteri pemuda dan olahraga.
Sementara itu, untuk posisi Menteri Sains, Riset dan Teknologi akan diumumkan kemudian. (MF)