Presiden Rouhani: Kekuatan Iran untuk Membela Diri
-
Presiden Iran Hasan Rouhani
Presiden Iran Hasan Rouhani mengatakan, Republik Islam tidak akan menggunakan kekuatannya kecuali untuk membela diri.
Dalam sidang kabinet di Tehran, Rabu (30/8/2017), Rouhani menuturkan Iran memiliki banyak tuas yang bisa digunakan. Selama 40 tahun lalu, Iran sama sekali tidak menggunakan tuasnya terhadap negara lain dan selalu memakai sarana tersebut untuk membela diri.
Berbicara tentang Hari Raya Idul Adha, Rouhani menilai pesan Idul Adha adalah menghentikan pertumpahan darah di kawasan dan menciptakan stabilitas, kemajuan dan kasih sayang Islami.
Ia berharap para pemimpin negara-negara Muslim dapat memanfaatkan momen agung ini untuk menciptakan ketenangan dan stabilitas di kawasan.
Kaum Muslim akan merayakan Hari Raya Idul Adha pada Jumat, 1 September 2017.
Pada kesempatan itu, Rouhani juga menyinggung serangan teror oleh kelompok teroris munafikin (MKO) yang telah menggugurkan Mohammad Ali Rajai, Presiden Iran dan Mohammad Javad Bahonar, Perdana Menteri Iran waktu itu.
"Musuh melakukan apapun terhadap bangsa Iran, tapi bangsa ini akan melanjutkan jalannya dengan lebih kuat, lebih berani dan dengan tekad yang lebih kuat," tegasnya.
Menurut Rouhani, kejahatan yang dilakukan Daesh hari ini, telah dilakukan oleh MKO terhadap rakyat Iran sejak awal revolusi.
Pada 8 Shahrivar 1360 Hijriyah Syamsiah (30 Agustus), Ali Rajai dan Javad Bahonar gugur syahid akibat ledakan bom di kantor Perdana Menteri Iran di Tehran. Peledakan bom ini dilakukan oleh kelompok teroris munafikin (MKO). (RM)