Zarif: Menjaga Integritas dan Kedaulatan Wilayah Irak sebuah Keharusan
-
Zarif dan Yan Kubish
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif seraya mengisyaratkan penyelenggaraan referendum pemisahan diri wilayah Kurdistan dari Irak, menekankan pentingnya menghormati kedaulatan nasional, menjaga undang-undang dasar, mempertahankan persatuan dan kedaulatan wilayah Irak.
Zarif Senin (18/9) sore saat bertemu dengan Utusan khusus Sekjen PBB untuk Irak, Yan Kubish di New York seraya mengungkapkan penentangannya atas penyelenggaraan referendum pemisahan diri Kurdistan dari Baghdad mengatakan, "Dialog Baghdad-Arbil solusi tunggal untuk menyelesaikan friksi."
Sejumlah partai Kurdistan berunding pada 7 Juni 2017 dan dihadiri oleh Pemimpin wilayah Otonomi Kurdistan, Masoud Barzani. Di pertemuan tersebut mereka menyepakati penyelenggaraan referendum pemisahan diri wilayah ini dari Baghdad pada 25 Septermber 2017.
Keputusan tersebut menuai penentangan keras dari pemerintah pusat Baghdad, berbagai kubu politik Irak dan negara-negara kawasan serta dunia.
Menlu Iran bersama Presiden Hassan Rouhani tengah berada di New York untuk menghadiri sidang Majelis Umum PBB ke 72. (MF)