Rouhani: Saudi harus Hentikan Agresi Militernya ke Yaman
https://parstoday.ir/id/news/iran-i44585-rouhani_saudi_harus_hentikan_agresi_militernya_ke_yaman
Presiden Republik Islam Iran menilai langkah Arab Saudi dan para pendukungnya di Yaman termasuk pemboman secara membabibuta terhadap rakyat di negara ini sebagai tidak benar dan bertentangan dengan semua prinsip dan hukum internasional serta kemanusiaan.
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Sep 20, 2017 07:45 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani, Presiden RII
    Hassan Rouhani, Presiden RII

Presiden Republik Islam Iran menilai langkah Arab Saudi dan para pendukungnya di Yaman termasuk pemboman secara membabibuta terhadap rakyat di negara ini sebagai tidak benar dan bertentangan dengan semua prinsip dan hukum internasional serta kemanusiaan.

"Pembunuhan terhadap orang-orang yang tak berdosa di Yaman tidak memiliki pembenaran," kata Hassan Rouhani di hadapan para direktur media massa Amerika Serikat dan wartawan di New York, pada Selasa (19/9/2017).

Ia menambahkan, Iran meyakini bahwa agresi militer ke Yaman harus dihentikan dan bantuan kemanusiaan ke negara ini harus dilakukan serta kondisi harus diciptakan untuk perundingan Yaman-Yaman, sehingga rakyat negara ini bisa memutuskan masa depan mereka sendiri.

Menurutnya, Iran selalu mengejar untuk membantu negara-negara di kawasan untuk menyelesaikan persoalan mereka selama ada permintaan langsung kepada negara ini. Atas dasar ini pula, Iran telah mendukung Irak dan Suriah dalam melawan kelompok-kelompok teroris takfiri yang didukung oleh Barat dan sekutunya.

"Rakyat Republik Islam Iran menginginkan hubungan yang sangat baik dengan negara-negara dunia, dan di bawah hubungan baik dan kerjasama konstruktif ini, mereka ingin membangun negaranya," ujarnya.

Presiden Iran lebih lanjut menyinggung rencana referendum pemisahan wilayah Kurdistan dari Irak. Ia mengatakan, penyelenggaraan referendum ini membahayakan keamanan dan perdamaian di Irak dan di seluruh kawasan.

Rouhani menuturkan, batas-batas geografis di kawasan tidak boleh diubah, sebab, jika hal itu dilakukan, langkah ini akan memulai sebuah "domino ketegangan," yang ujungnya tidak jelas. (RA)