Kebijakan Utama Iran, Memperhatikan Isu Muslim Myanmar
-
Dubes Iran untuk Myanmar Mohsen Mohammadi
Duta Besar Republik Islam Iran untuk Myanmar, Mohsen Mohammadi mengatakan, kebijakan mendasar Iran adalah meredam krisis antara ektrimis Budha dan etnis Muslim, dan hingga kini Iran telah mengirim dua paket bantuan kepada pengungsi Rohingya di Banglades dan pengiriman ketiga siap untuk dikirim.
IRNA Ahad (8/10) melaporkan, Mohsen Mohammadi yang juga dubes Iran untuk Thailand dan Laos menjelaskan, Iran memiliki perhatian istimewa terkait isu Muslim Rohingya dan kezaliman yang dialami entis ini. Iran menurutnya juga berusaha untuk mencegah krisis ini berubah menjadi krisis antara pengikut Budha dan Islam.
Mohammadi menambahkan, Iran selama beberapa tahun lalu memiliki dialog dengan cendikiawan dan biksu Budha Myanmar, Thailand serta Sri Lanka dan juga berbagai pertemuan dengan pejabat Myanmar untuk membicarakan hak-hak Muslim Rohingya, namun mengingat krisis terbaru, dialog ini dihentikan oleh pemerintah Myanmar.
"Akar krisis dan kekerasan terhadap Muslim Rohingya adalah kemiskinan, konfrontasi bersejarah dan etnis, kebijakan rasis dan diskriminatif serta kondisi khusus politik dan ekonomi di Myanmar," papar Mohsen Mohammadi.
Dubes Iran untuk Myanmar ini juga memperingatkan potensi penguatan radikalisme dan terorisme di wilayah Asia Tenggara dan mengatakan, berlanjutnya kondisi saat ini akan mendorong kelompok teroris Daesh dan al-Qaeda yang mengalami kekalahan beruntun dan semakin lemah di Irak dan Suriah akan fokus di kawasan lain termasuk Myanmar untuk melanjutkan aktivitasnya.
Akibat serangan militer Myanmar kepada Muslim Rohingya di Provinsi Rakhine, barat negara ini yang berlangsung sejak 25 Agustus lalu, ribuan orang terbunuh dan terluka serta lebih dari 500 ribu lainnya mengungsi. (MF)