Rouhani: AS Sendirian "Memukul" JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46042-rouhani_as_sendirian_memukul_jcpoa
Presiden Republik Islam Iran menilai tidak adanya dukungan kepada Amerika Serikat untuk merusak perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) sebagai salah satu prestasi negaranya.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Okt 16, 2017 23:50 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani, Presiden RII.
    Hassan Rouhani, Presiden RII.

Presiden Republik Islam Iran menilai tidak adanya dukungan kepada Amerika Serikat untuk merusak perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) sebagai salah satu prestasi negaranya.

Hassan Rouhani mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan para wakil Komunitas Ulama Pejuang di Tehran, ibukota Iran, Senin (16/10/2017).

Ia juga menyebut JCPOA sebagai keberhasilan yang bernilai, hasil dari konsensus nasional, dukungan rakyat dan bimbingan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran.

Presiden Iran kemudian menyinggung berbagai peluang yang muncul, pencabutan sanksi, penyelesaian bertahap persoalan transaksi perbankan, volume investasi asing yang signifikan dan dana yang dialokasikan oleh berbagai negara dunia.

"Dari sisi politik, tidak adanya dukungan kepada pemerintah AS untuk memukul JCPOA dan satu suara masyarakat dunia, khususnya Eropa dan negara-negara anggota lainnya dari Kelompok 5+1 (Rusia, Cina, Perancis, Inggris ditambah Jerman) dalam mendukung perjanjian nuklir ini serta kelanjutan kerjasama mereka dengan Republik Islam Iran merupakan prestasi lain bagi negara ini," ujarnya.

Di bagian lain pernyataannya, Rouhani menilai Islam dan sistem Republik sebagai dua hal yang penting dalam sistem pemerintahan Islam dan merupakan peninggalan berharga dari Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran.

"Pemerintah Republik Islam Iran muncul dari kehendak rakyat dan pada saat yang sama mewajibkan dirinya untuk menerapkan hukum-hukum Islam," pungkasnya. (RA)