Menlu Iran Menyayangkan Kebijakan Saudi di Kawasan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46963-menlu_iran_menyayangkan_kebijakan_saudi_di_kawasan
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, sejumlah negara regional lebih baik berusaha untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas daripada mengobarkan perang.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Nov 19, 2017 23:52 Asia/Jakarta
  • Mohammad Javad Zarif, Menlu RII.
    Mohammad Javad Zarif, Menlu RII.

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran mengatakan, sejumlah negara regional lebih baik berusaha untuk menciptakan perdamaian dan stabilitas daripada mengobarkan perang.

Mohammad Javad Zarif mengatakan hal itu kepada wartawan IRIB usai pertemuan tripartit Menlu negara-negara penjamin gencatan senjata Suriah yang digelar di Antalya, selatan Turki, Minggu (19/11/2017).

"Pertemuan ini akan memiliki hasil yang berguna bagi prestasi perundingan Astana yang bertujuan untuk menumpas terorisme dan mengembalikan ketenteraman dan stabilitas di Suriah," imbuhnya.

Ia menjelaskan, jika negara-negara regional sampai kepada kesimpulan untuk meninggalkan kebijakan-kebijakan keliru dan bergerak ke arah kerjasama, maka kita akan menyaksikan hasil yang sukses.

"Sayangnya negara-negara seperti Arab Saudi lebih cenderung untuk mengejar konflik dan perpecahan, oleh sebab itu, mereka tidak melihat hasil apapun kecuali perselisihan," protesnya.

Jika Arab Saudi mengubah caranya, lanjut Zarif, maka negara itu juga dapat bermitra dalam perdamaian di kawasan, dan bukan peperangan.

Sebelum dimulainya pertemuan segitiga negara-negara penjamin gencatan senjata di Suriah, Zarif telah bertemu dengan Sergei Lavrov, Menlu Rusia untuk membicarakan transformasi terbaru di Suriah.

Pertemuan segitiga negara-negara penjamin gencatan senjata di Suriah.

Pertemuan Menlu Iran, Rusia dan Turki yang merupakan negara-negara penjamin gencatan senjata di Suriah telah dimulai di kota Antalya pada Minggu. Pertemuan tripartit ini bertujuan untuk konsultasi mengenai krisis Suriah. (RA)