Mayjen Jafari: Basij jadi Model Perlawanan Bangsa-bangsa di Kawasan
-
Mayjen Mohammad Ali Jafari, Komandan Pasdaran.
Komandan Pasukan Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) mengatakan, peran utama Front Muqawama di kawasan dimainkan oleh Basij (relawan) dan pengalaman Basij telah ditransfer ke negara-negara lain.
Mayor Jenderal Mohammad Ali Jafari mengungkapkan hal itu dalam pidatonya dalam pertemuan besar para Basij Tehran, Minggu (26/11/2017).
"Basij menjadi model perlawanan bangsa-bangsa regional seperti Hizbullah Lebanon dan ratusan ribu pasukan relawan terlatih Irak, al-Hashd al-Shaabi, dan pengalaman ini telah ditransfer ke Yaman dan negara-negara lain," kata Mayjen Jafari seperti dilansir Sepah News.
Ia menambahkan, hari ini, instruksi Imam Khomeini ra, Pendiri Republik Islam Iran untuk mendirikan Basij Dunia Islam telah terwujud.
"Inti Muqawama (perlawanan) bersenjata telah tercipta di negara-negara di kawasan, sementara di berbagai negara lainnya juga telah terbentuk lingkaran kecil dari Muqawama, di mana dampaknya akan terlihat dalam waktu dekat," ujarnya.
Komandan Pasdaran lebih lanjut menilai salah satu peran menentukan Basij adalah membantu Front Muqawama di kawasan dalam bentuk Modafean-e Haram (pasukan penjaga makam-makam suci Ahlul Bait as).
"Perang di Suriah adalah benar-benar perang dunia, sebab, negara-negara adidaya terlibat dalam perang ini, dan berakhir dengan kekalahan kubu arogan," pungkasnya.
Hari ini, Minggu, 5 Ozar yang bertepatan dengan tanggal 26 November 2017 adalah hari ulang tahun pendirian Basij-e Mostazafin, oleh karena itu tanggal 19-26 November di Iran dinamai sebagai Pekan Basij. (RA)