Presiden Iran: Pilar Utama Terorisme di Kawasan telah Runtuh
https://parstoday.ir/id/news/iran-i47739-presiden_iran_pilar_utama_terorisme_di_kawasan_telah_runtuh
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, hari ini, pilar utama terorisme di kawasan telah runtuh dan sebagian besar konspirasi besar yang dirancang oleh kekuatan-kekuatan dunia, kubu arogansi dan Zionisme terhadap bangsa-bangsa regional telah digagalkan.
(last modified 2026-04-24T16:42:03+00:00 )
Des 05, 2017 15:39 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani (kiri), Presiden RII.
    Hassan Rouhani (kiri), Presiden RII.

Presiden Republik Islam Iran mengatakan, hari ini, pilar utama terorisme di kawasan telah runtuh dan sebagian besar konspirasi besar yang dirancang oleh kekuatan-kekuatan dunia, kubu arogansi dan Zionisme terhadap bangsa-bangsa regional telah digagalkan.

Hassan Rouhani mengungkapkan hal itu dalam pidatonya di Konferensi Internasional Persatuan Islam Ke-31 yang digelar di Tehran, ibukota Iran pada Selasa (5/12/2017).

Ia mengucapkan selamat atas hari kelahiran (wiladah) Nabi Muhammad Saw dan Imam Ja'far Shadiq as dan juga Pekan Persatuan Islam.

"Pemberantasan terorisme di kawasan hingga pencerabutan akar-akarnya akan berlanjut," ujarnya.

Ia menambahkan, para pejuang Muqawama memiliki hak besar atas keamanan dan stabilitas di kawasan dan seluruh dunia.

"Sayangnya, ketika semua orang yang menginginkan stabilitas dan keamanan di dunia harus berterimakasih kepada para pejuang Muqawama karena telah menumpas teroris, mereka justru berpikir untuk melemahkan dan merancang konspirasi terhadap mereka," kata Rouhani.

Di bagian lain pidatonya, Presiden Iran menyinggung hubungan dan persahabatan terang-terangan antara sejumlah negara di kawasan dan rezim Zionis Israel untuk memusuhi Front Muqawama.

"Para cendekiawan, elit, ulama dan para pemuda tidak akan membiarkan rencana jahat permusuhan terhadap Muqawama ini berhasil," tegasnya.

Rouhani menilai pengkhianatan besar kekuatan-kekuatan dan Zionisme di kawasan sebagai peluang bagi musuh untuk mencegah perkembangan dan pembangunan negara-negara regional.

"Para pejabat Amerika Serikat, kubu arogansi dunia dan Zionis harus bertanggung jawab di hadapan bangsa-bangsa di kawasan bahwa mengapa mereka membunuh anak-anak dan rakyat di kawasan? Mengapa mereka merusak peninggalan peradaban dan menghancurkan negara-negara regional? Mengapa mereka memberikan senjata dan bom untuk menghancurkan rakyat Yaman? Mengapa mereka menebar konspirasi di Afrika Utara dan melanjutkan konspirasin itu?" lanjutnya.

Menurut Presiden Iran, persatuan adalah jalan satu-satunya untuk bergerak ke arah peradaban modern Islam.

"Perlawanan untuk membebaskan Palestina merupakan contoh dari Nafi Sabil [menghapus jalan orang kafir untuk menguasai umat Islam]. Seperti halnya bangsa-bangsa Muslim telah melawan penjajahan dan meraih kemerdekaannya, maka mereka harus berdiri bersama untuk melawan penjajahan dan terorisme, dimana ini adalah konsep obyektif dari persatuan," pungkasnya.

Konferensi Persatuan Islam di RII.

Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-31 dibuka di Tehran pada hari Selasa, 5 Desember 2017 dan akan berlanjut hingga 7 Desember.

Konferensi yang mengusung tema "Persatuan dan Persyaratan Peradaban Modern Islam" itu di hadiri oleh 500 tamu dari dalam dan luar negeri. (RA)