Rouhani: Keputusan Trump Bagian Rencana Anti Dunia Islam AS dan Zionis
-
Presiden Iran Hassan Rouhani Bertolak ke Turki
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani menyebut keputusan Presiden AS Donald Trump memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke al-Quds arogan dan ilegal. “Rencana ini bagian dari peran Zionis dan AS melawan dunia Islam,” paparnya.
Hassan Rouhani Selasa (12/12) sore saat berada di Bandara Udara Mehrabad sebelum bertolak ke Turki kepada wartawan mengatakan, keputusan Trump akan menjadi awal sebuah tensi baru di kawasan dan jika umat Muslim tetap mempertahankan persatuannya dan melawan keputusan ini, maka sebuah kemenangan besar akan menjadi milik umat Muslim dan bangsa Palestina.
Seraya menjelaskan bahwa isu Palestina prioritas Muslim dunia, Rouhani mengungkapkan, dewasa ini tidak ada pilihan bagi Muslim kecuali persatuan dan solidaritas serta semua pihak harus satu suara menentang keputusan keliru AS dan mengecamnya.
Ia menambahkan, al-Quds bumi dan kota milik Muslim, Kristen dan Yahudi. Zionis justru pihak asing di kota ini.
Presiden Iran saat menjelaskan motif dan tujuan kunjungannya ke Turki mengatakan, lawatan ini atas undangan resmi presiden Turki yang saat ini menjabat ketua periodik Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) serta digelar untuk menghadiri sidang darurat para pemimpin negara anggota OKI.
Hassan Rouhani Selasa sore bertolak ke Istanbul, Turki untuk menghadiri sidang darurat pemimpin dan petinggi 57 negara anggota organisasi ini terkait al-Quds. (MF)