Kebijakan Iran Wujudkan Perdamaian dan stabilitas Regional
-
Bahram Ghassemi
Juru bicara kementerian luar negeri Iran menyatakan, kebijakan prinsip, permanen dan tidak berubah dari Republik Islam Iran senantiasa membantu mewujudkan perdamaian, stabilitas dan keamanan regional.
Bahram Ghassemi mereaksi statemen terbaru raja Yordania mengenai kebijakan regional Republik Islam Iran pada Minggu malam (28/1) dengan mengatakan bahwa pernyataan tersebut bertentangan dengan realitas di kawasan, tuntutan rakyat dan mayoritas negara regional untuk mewujudkan stabilitas dan keamanan permanen.
Menyikapi klaim infaktual mengenai bulan sabit Iran dan intervensi Iran di kawasan, Ghassemi menjelaskan, Statemen sepihak demikian tidak bisa berperan positif dalam mewujudkan stabilitas kawasan, sekaligus mengabaikan upaya tidak kenal lelah Iran dalam penumpasan terorisme dan keamanan regional.
"Statemen tidak realistis yang disampaikan di saat kawasan berada dalam kondisi sulit saat ini tidak akan bisa membantu menjamin kepentingan pemerintah dan rakyat regional. Semua ini hanya menguntungkan pihak musuh, imperialis dan agresor, yang akan akan merampas ketenangan, pembangunan ekonomi, teritorial dan kedaulatan nasional negara-negara Asia barat," ujar jubir kemenlu Iran.
"Selama tidak ada itikad kuat untuk menemukan, dan memusatkan perhatian terhadap akar masalah krisis dan friksi yang ada, dan kebijakan yang diambil bertentangan dengan kemasalahan dan kepentingan rakyat, maka masa depan yang cerah untuk mewujudkan stabilitas dan keamanan yang berkelanjutan di Timur Tengah tidak akan pernah ada," tegas Ghassemi.
Di bagian lain statemennya, juru bicara kemenlu Iran menjelaskan prakarsa Republik Islam untuk mewujudkan zona regional tanpa konflik seperti tawaran dibentuknya forum dialog negara-negara kawasan Teluk Persia.
"Usulan untuk melakukan dialog konstruktif dan mengarah pada tujuan konstruktif demi menghilangkan kesalahpahaman dan dimulainya kerja sama kolektif di kawasan tetap ditawarkan hingga kini," pungkasnya.(PH)