Ditahan Dua Tahun, Saudi Baru Bebaskan Sembilan Nelayan Iran
-
Arab Saudi
Direktur Departemen Perikanan Bushehr, wilayah selatan Iran, menyatakan sebanyak sembilan nelayan Iran dibebaskan setelah dua tahun ditahan Arab Saudi, dan hari Rabu (21/2/2018) mereka baru bisa pulang ke negaranya.
Direktur Departemen Perikanan Bushehr, Hassan Ahmadi dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu kepada IRNA, mengatakan, Dua tahun lalu, sembilan nelayan Iran yang terombang-ambing di Teluk Persia ditangkap oleh pasukan penjaga pantai Saudi, di mana pemilik perahu ditembak mati dan jenazahnya tidak ditemukan.
"Alasan pihak Saudi menangkap perahu nelayan Iran ini dan menahan awaknya karena memasuki wilayah perairan negara itu untuk menangkap ikan," tambah Ahmadi.
Setiap tahun, banyak nelayan dari Iran dan negara-negara Teluk Persia lainnya yang ditangkap pasukan penjaga pantai Arab Saudi karena dianggap telah memasuki wilayah negaranya secara ilegal.
Sementara pasukan penjaga perbatasan maritim Iran dalam mereaksi nelayan negara tetangga yang memasuki perairan teritorial Iran secara tidak sengaja, selalu disikapi dengan lembut dan sesuai dengan nilai-nilai islam. Akan tetapi, sejumlah negara memperlakukan nelayan Iran yang melakukan kekeliruan tersebut dengan senapan dan tindakan represif.(MZ/PH)