Iran Tidak Bisa Diperas seperti Arab Saudi
-
Hossein Amir-Abdollahian.
Asisten Khusus Ketua Parlemen Iran untuk Urusan Internasiona, Hossein Amir-Abdollahian mengatakan, presiden Amerika Serikat dengan penunjukan orang-orang radikal, seperti John Bolton, sedang mengejar konsesi yang lebih besar dari kesepakatan nuklir.
Kamis lalu, Presiden Donald Trump mengangkat Bolton sebagai penasihat keamanan nasional AS yang baru menggantikan H.R. McMaster.
“Penunjukan orang-orang radikal seperti John Bolton, sebenarnya dilakukan Trump untuk mengejar kebijakan memperbesar kepanikan dan memperoleh konsesi yang lebih besar dari kesepakatan nuklir, kawasan, dan program pertahanan Republik Islam Iran,” tulis Amir-Abdollahian di akun Twitter-nya, Ahad (25/3/2018).
“Tuan Trump, kebijakan Anda memeras Arab Saudi tidak akan pernah berhasil diterapkan di Iran,” tegasnya.
Bolton dalam sebuah pernyataan terbaru, menyebut kesepakatan nuklir dengan Iran sebagai perjanjian terburuk bagi negaranya, dan mengatakan kesepakatan nuklir dengan Iran tidak bisa direvisi lewat pembicaraan Amerika dengan Eropa.
AS sebagai salah satu negara anggota Kelompok 5+1, selalu bersikap tidak sejalan dengan kesepakatan nuklir. Trump sudah sering menyatakan keinginannya untuk keluar dari kesepakatan internasional ini. (RM/PH)