Memerangi Narkoba, Prioritas Polisi Perbatasan Iran
-
Brigadir Jenderal Qasem Rezaei (kanan)
Komandan Polisi Perbatasan Republik Islam Iran, Brigadir Jenderal Qasem Rezaei mengatakan, memerangi narkoba dan penyelundupan adalah salah satu prioritas kepolisian Iran.
Rezaei mengatakan hal itu dalam pertemuan dengan Komandan Gendarmerie Turki, Brigadir Jenderal Aref Cetin di Tehran, ibu kota Iran, Selasa (8/5/2018).
"Republik Islam Iran berada di garis terdepan dalam memerangi narkoba dan telah menghadiahkan ribuan syuhada di jalan ini," imbuhnya.
Komandan Polisi Perbatasan Iran lebih lanjut menyinggung budidaya dan produksi narkoba di Afghanistan.
Dia menjelaskan, setiap tahun diperkirakan 8.000 ton narkoba diproduksi di Afghanistan dan masalah ini telah menimbulkan persoalan besar bagi Iran.
Iran memiliki lebih dari 2.000 kilometer perbatasan bersama dengan Afghanistan dan Pakistan, dan sering dijadikan jalur transit para penyelundup narkotika.
"Pasukan perjaga perbatasan Republik Islam Iran akan menggunakan semua kapasitasnya untuk memerangi narkoba dan kejahatan perbatasan," tegasnya.
Menurutnya, pada tahun 2000 telah diproduksi narkoba sekitar 200 ton setiap tahunnya di Afghanistan dan jumlah tersebut naik 40 kali lipat setelah pasukan negara-negara Barat masuk ke negara itu.
Sementara itu, mengapresiasi Komandan Gendarmerie Turki mengapresiasi langkah-langkah pasukan penjaga perbatasan Iran dalam mengatasi transit narkoba. Aref Cetin menyerukan perluasan dan penguatan interaksi perbatasan dengan Iran. (RA)