Iran Tidak Khawatir Hadapi Sanksi dan Ancaman
-
kekuatan pertahanan Iran
Perwakilan Wali Faqih di Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), mereaksi keluarnya Amerika Serikat dari kesepakatan Rencana AKsi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan menyatakan, "Bangsa Iran tidak pernah gentar di hadapan sanksi dan ancaman, serta dengan solidaritas dan persatuan akan terus meniti jalan menuju kemajuan Revolusi Islam."
Hujjatul Islam Abdullah Haji Sadeqi mengatakan, "Pelanggaran perjanjian terbaru AS merupakan kelanjutan dari konfrontasi dan permusuhan mereka terhadap Revolusi Islam dan bangsa Iran, dan sejatinya dari pihak imperialis tidak dapat diharapkan lebih dari ini."
Perwakilan Wali Faqih di IRGC menilai pelontaran sejumlah isu seperti ilmu nuklir dan kemampuan pertahanan sebagai alasan tidak berdasar AS untuk memberlakukan sanksi terhadap Iran.
Ditambahkannya bahwa Revolusi Islam Iran sebagai inspirasi resistensi, perlawanan terhadap kezaliman di kawasan dan bahkan dunia, sekarang telah berubah menjadi tantangan serius bagi rezim imperialis AS dan Israel serta seluruh kepentingan mereka."(MZ)