Komisaris Energi Eropa: UE Berusaha Menghilangkan Hambatan Investasi di Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i57150-komisaris_energi_eropa_ue_berusaha_menghilangkan_hambatan_investasi_di_iran
Komisaris Energi Eropa pada konferensi pers bersama Reza Ardakanian, Menteri Energi Iran di Tehran Sabtu malam (19/5) mengatakan, dengan memperhatikan masalah keluarnya Amerika dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) Komisi Eropa akan membentuk komite untuk mengatasi hambatan berinvestasi di Iran.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 20, 2018 08:40 Asia/Jakarta
  • Miguel Arias Canete dan Reza Ardakanian
    Miguel Arias Canete dan Reza Ardakanian

Komisaris Energi Eropa pada konferensi pers bersama Reza Ardakanian, Menteri Energi Iran di Tehran Sabtu malam (19/5) mengatakan, dengan memperhatikan masalah keluarnya Amerika dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) Komisi Eropa akan membentuk komite untuk mengatasi hambatan berinvestasi di Iran.

Menurut laporan IRNA, Miguel Arias Canete, Komisaris Energi Eropa menyinggung langkah Donald Trump, Presiden Amerika mengembalikan sanksi nuklir seraya mengatakan, Uni Eropa sedang mencoba mengatasi masalah ini.

"Tujuan misi Komisi Eropa ke Iran adalah untuk sebisa mungkin menghilangkan efek sanksi," tambah Canete.

Miguel Arias Canete dan Reza Ardakanian

Miguel Arias Canete Sabtu pagi tiba di Tehran untuk membicarakan perluasan kerjasama dan pembicaraan soal masa depan JCPOA.

Pada akhir pertemuan di Sofia, ibukota Bulgaria, negara-negara anggota UE di akhir pertemuan mereka menekankan bahwa mereka akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban mereka ke Iran, sebagaimana yang telah dikonfirmasi oleh Badan Energi Atom Internasional bahwa Iran telah memenuhi kewajibannya terkait JCPOA.

Tramp pada hari Selasa, 8 Mei dengan tuduhan tidak berdasar terhadap Iran mengumumkan penarikan Washington dari JCPOA dan dimulainya kembali sanksi nuklir dalam tiga hingga enam bulan ke depan.

Tindakan Trump ini mendapat kecaman luas di dalam negeri dan dunia.

Negara Inggris, Perancis, Rusia, Cina, Jerman dan Uni Eropa telah menyatakan bahwa mereka mendukung perjanjian internasional ini.

Hassan Rouhani, Presiden Republik Islam Iran pada hari Selasa pasca pengumuman keluarnya Amerika dari JCPOA mengatakan telah menginstruksikan Kementerian Luar Negeri Iran melakukan pembicaraan dengan tiga negara Eropa, Rusia dan Cina dalam beberapa pekan ke depan. Hassan Rouhani mengingatkan bahwa selama kepentingan bangsa Iran dapat dijamin, Iran akan tetap berada pada JCPOA, sekalipun Amerika tidak menyukainya.