Velayati: Iran harus Minta Jaminan Serius dari Eropa Mengenai JCPOA
-
Penasihat Rahbar untuk Urusan Internasional, Ali Akbar Velayati
Penasihat Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran untuk Urusan Internasional, Ali Akbar Velayati mengatakan pandangan tegas Iran mengenai negosiasi dengan pihak-pihak Eropa terkait perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) adalah dalam perundingan ini harus diambil jaminan serius agar JCPOA tidak dirusak.
Hal itu dikatakan Velayati dalam jumpa pers di Tehran, ibu kota Iran, Minggu (20/5/2018) ketika dia menyinggung pengambilan jaminan dari para pejabat Eropa setelah keluarnya Amerika Serikat dari JCPOA.
"Sayangnya sebagian anggota Uni Eropa mengambil posisi yang saling bertentangan terkait dengan JCPOA, di mana posisi kontradiktif dalam pernyataan para pejabat resmi Eropa ini menimbulkan keraguan. Oleh karena itu tim perunding Republik Islam Iran harus mengambil jaminan yang diperlukan," kata Velayati.
Sejak 15-16 Mei 2018, menyusul pengumuman keluarnya AS dari perjanjian nuklir 8 Mei 2018, Iran, Rusia, Cina dan Uni Eropa memulai perundingan di Brussels untuk melanjutkan pelaksanaan JCPOA.
Menurut rencana, perundingan tersebut akan dilanjutkan di tingkat pakar dan politik di Wina pada Jumat, 26 Mei 2018 dalam konteks Komisi Bersama JCPOA. (RA)