Takht-Ravanchi: Eropa Tidak Berikan Jaminan Pasti, Iran Ubah Cara
-
Majid Takht-Ravanchi, Deputi Menlu Iran untuk Eropa dan Amerika
Deputi Menteri Luar Negeri Iran untuk Eropa dan Amerika menegaskan, bila Eropa gagal memberikan jaminan yang diperlukan untuk kepentingan Iran, sudah pasti Tehran akan menerapkan cara lain. Karena Iran tidak sudi tetap dalam kesepakatan Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dengan biaya berapapun.
Majid Takht-Ravanchi, Deputi Menlu Iran untuk Eropa dan Amerika hari Rabu malam (23/5) melakukan wawancara dengan IRIB terkait perundingan Iran dan Eropa soal JCPOA pasca keluarnya Amerika secara sepihak dari kesepakatan internasional ini dan kemungkinan pendekatan Eropa untuk menghindari perundingan ini.
"Sikap Iran jelas bagi Eropa soal tetap pada kesepakatan JCPOA . Memperpanjang dan menghindari perundingan adalah kesalahan besar," tegas Takht-Ravanchi.
Deputi Menlu Iran untuk Eropa dan AS tentang jenis jaminan yang akan diberikan Eropa dalam perundingan dengan Iran mengatakan, pernyataan dukungan lisan Eropa atas JCPOA tidak ada manfaatnya dan sanksi harus dibatalkan. Iran harus dapat melanjutkan aktivitas ekonomi seperti sebelum disanksi Amerika, Uni Eropa dan Dewan Keamanan PBB.
"Menyusul langkah Donald Trump, Presiden Amerika keluar dari JCPOA, selain rezim Zionis dan satu atau dua negara lainnya, hampir semua negara di dunia menolak sikap Amerika dan ini menunjukkan terisolasinya Washington di kancah global," ungkap Takht-Ravanchi.
Deputi Menlu Iran untuk Eropa dan AS juga menegaskan bahwa proyek besar bernama JCPOA telah gagal seraya mengingatkan, program rudal merupakan garis merah Iran dan pembahasan soal rudal dan regional tidak dapat dibahas dalam JCPOA.
Takht-Ravanchi menilai kehadiran Iran dalam masalah regional aktif dan positif seraya menambahkan, kehadiran dan kerjasama ini demi menciptakan perdamaian dan stabilitas keamanan regional. Karena Iran sangat menekankan dialog dalam masalah regional.