Zarif; Iran di JCPOA tidak akan Menunggu Eropa
-
Menlu Iran Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif seraya mengisyaratkan perundingan Iran dan Eropa terkait Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) mengatakan, Tehran tidak akan menunggu Eropa di JCPOA.
Zarif Sabtu (21/7) di sela-sela acara perbaruan baiat para dubes dan staf Kementerian Luar Negeri terhadap cita-cita pendiri Republik Islam Iran di makam Imam Khomeini mengatakan, Iran di bidang praktis tidak menyaksikan langkah yang cukup dari pihak Barat dan anggota JCPOA lainnya.
Seraya mengisyaratkan bahwa saat ini arsitek utama politik Amerika adalah Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, Zarif mengungkapkan, AS dan rezim Zionis Israel terkucil di medang perang dan Iranphobia serta para sekutu dekatnya enggan mengikuti mereka.
“Israel dan AS dewasa ini membentuk pusat perang ekonomi dengan harapan memaksa Iran mengubah sikapnya, namun dalam hal ini mereka tidak mendapat dukungan besar serta banyak negara melakukan langkah perlawanan untuk menunjukkan penentangannya terhadap AS dan rezim Zionis,” papar Zarif.
Menlu dan staf Kementerian Luar Negeri Iran serta para dubes negara ini Sabtu pagi juga bertemu dengan Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei.
Rahbar di pertemuan tersebut mengatakan, perundingan dengan Eropa tidak akan diputus, namun kita jangan menunggu paket insentif Eropa tapi kita harus melakukan banyak langkah yang diperlukan di dalam negeri. (MF)