Iran Dukung Dialog Yaman-Yaman
https://parstoday.ir/id/news/iran-i60927-iran_dukung_dialog_yaman_yaman
Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB Gholamali Khoshroo mengumumkan bahwa posisi negaranya jelas dan selalu mendukung dialog Yaman-Yaman.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 15, 2018 07:27 Asia/Jakarta
  • Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB Gholamali Khoshroo.
    Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB Gholamali Khoshroo.

Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB Gholamali Khoshroo mengumumkan bahwa posisi negaranya jelas dan selalu mendukung dialog Yaman-Yaman.

Hal itu ditegaskan Khoshroo dalam surat terpisah kepada Sekretaris Jenderal PBB dan Ketua Dewan Keamanan PBB pada hari Selasa (14/8/2018).

 

Dia lebih lanjut menyebut klaim rezim Arab Saudi tentang pengabaian Iran atas Resolusi 2216 dan 2231 sebagai klaim yang tidak berdasar.

 

"Melalui klaim-klaim ini, rezim Arab Saudi berusaha menutupi berbagai kejahatannya di Yaman," tulis Khoshroo seperti dilansir IRNA.

 

Dia menambahkan bahwa rezim Arab Saudi setiap hari membombardir rumah sakit, sekolah, pasar, masjid, pelabuhan, bandara dan infratruktur Yaman.

 

"Arab Saudi harus menghentikan intervensi militernya di Yaman dan mencabut blokade terhadap negara ini," tegasnya.

 

Dalam surat-surat tersebut, Khoshroo menekankan bahwa Iran memperingatkan kembali masyarakat internasional dan Dewan Keamanan PBB tentang dampak buruk dari kelanjutan langkah anti-kemanusiaan dan serangan Saudi ke Yaman.

 

Wakil Tetap Iran untuk PBB itu juga memperingatkan bahwa langkah Arab Saudi di Yaman akan mengancam perdamaian dan kemanan di seluruh kawasan.

 

Khoshroo mengingatkan kembali usulan Iran untuk mencapai perdamaian di Yaman. Dia menuturkan, Iran siap terlibat dengan semua pemangku kepentingan dalam dialog yang sebenarnya untuk melaksanakan program perdamaian ini.

 

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif telah menyampaikan prakarsa untuk menciptakan perdamaian di Yaman kepada PBB.

 

Prakarsa ini meliputi gencatan senjata, pengiriman bantuan kemanusiaan, dialog Yaman-Yaman dan pembentukan pemerintahan komprehensif di negara ini.

Korban serangan udara Saudi ke bus pengantar siswas di Dhahyan, Yaman.

 

Agresi militer Arab Saudi ke Yaman yang didukung oleh Uni Emirat Arab, Amerika Serikat dan beberapa negara lainnya dimulai sejak Maret 2015.

 

Invasi militer tersebut telah menyebabkan lebih dari 14.000 warga Yaman tewas dan puluhan ribu lainnya terluka.

 

Blokade darat, laut dan udara terhadap Yaman oleh pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi telah menambah penderitaan rakyat negara itu. Mereka kekurangan bahan makanan dan obat-obatan. (RA)