Rouhani: Kekuatan Pertahanan Iran untuk Cegah Agresi Asing
https://parstoday.ir/id/news/iran-i61138-rouhani_kekuatan_pertahanan_iran_untuk_cegah_agresi_asing
Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, Iran benar-benar tidak percaya pada Amerika Serikat, dan pihak lain seperti Eropa, Cina dan Kanada juga sudah tidak percaya pada AS.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 21, 2018 15:19 Asia/Jakarta
  • Presiden Hassan Rouhani dan Menhan Iran pada acara peluncuran jet tempur pertama Republik Islam.
    Presiden Hassan Rouhani dan Menhan Iran pada acara peluncuran jet tempur pertama Republik Islam.

Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan, Iran benar-benar tidak percaya pada Amerika Serikat, dan pihak lain seperti Eropa, Cina dan Kanada juga sudah tidak percaya pada AS.

Dalam sambutannya pada peringatan Hari Industri Pertahanan Nasional Iran, Selasa (21/8/2018), Rouhani menambahkan Kongres AS telah mensahkan sebuah undang-undang yang mencegah konfrontasi dengan Iran, karena mereka tahu bahwa Iran negara kuat dan serangan ke negara ini akan memiliki biaya.

Dia menuturkan bahwa kesiapan angkatan bersenjata harus sedemikian rupa sehingga musuh tidak berani untuk menyerang.

"Semua upaya dan belanja Republik Islam Iran dalam meningkatkan kemampuan pertahanan ditujukan untuk mencegah pemaksaan perang dan agresi yang berbiaya besar," ungkapnya.

Rakyat Iran, lanjut Rouhani, selalu mencari kehidupan yang damai dan berinteraksi dengan negara-negara lain, dan kesiapan pertahanan memiliki makna sebagai perdamaian yang abadi.

"Tidak memiliki kesiapan dan kemampuan pertahanan yang memadai sama saja dengan memberikan lampu hijau kepada musuh untuk menyerang," jelasnya.

Jet tempur Kowsar.

Mengacu pada penyebaran terorisme dalam beberapa tahun terakhir di Timur Tengah, Rouhani mengatakan Republik Islam Iran secara sukarela bergegas membantu negara-negara di kawasan dan memainkan peran yang efektif dalam menumpas teroris.

"Beberapa negara tetangga secara lahir sedang berusaha untuk menjaga keamanan mereka dan memborong senjata dengan harga yang paling mahal sekalipun, tetapi mereka tidak mampu mengoperasikan senjata tersebut dan terpaksa mempekerjakan para penasihat asing. Selanjutnya mereka tunduk di hadapan tuntutan para penjual senjata itu," tambahnya.

Rouhani lebih lanjut menuturkan salah satu keistimewaan Angkatan Bersenjata Republik Islam memiliki struktur kerakyatan. Hubungan yang kuat antara angkatan bersenjata dan rakyat di setiap negara akan membuat mereka tidak bisa dikalahkan.

Tanggal 22 Agustus (31 Mordad) diperingati sebagai Hari Industri Pertahanan Nasional di Iran. (RM)