Salehi: Inggris Ganti AS di Pokja Rekonstruksi Reaktor Air Berat Arak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i61157-salehi_inggris_ganti_as_di_pokja_rekonstruksi_reaktor_air_berat_arak
Ketua Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran (AEOI) mengatakan, dengan keluarnya Amerika Serikat secara sepihak dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), Inggris akan menggantikan Amerika dalam kelompok kerja (Pokja) perbaikan reaktor air berat Arak yang sebelumnya beranggotakan Iran, Amerika dan Cina.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Aug 22, 2018 13:40 Asia/Jakarta
  • Ali Akbar Salehi, Ketua Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran
    Ali Akbar Salehi, Ketua Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran

Ketua Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran (AEOI) mengatakan, dengan keluarnya Amerika Serikat secara sepihak dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), Inggris akan menggantikan Amerika dalam kelompok kerja (Pokja) perbaikan reaktor air berat Arak yang sebelumnya beranggotakan Iran, Amerika dan Cina.

Ali Akbar Salehi hari Rabu (22/8) dalam wawancara dengan IRIB menjelaskan bahwa seluruh urusan nuklir Iran tetap berlanjut dengan baik dan tidak menemui masalah sedikitpun.

"Dengan keluarnya Amerika Serikat dari JCPOA, tidak ada masalah pada eksplorasi, penelitian, pengembangan dan pembuatan reaktor baru serta aktivitas seperti produksi obat dan pembangunan rumah sakit tetap berjalan," ungkap Salehi.

Ali Akbar Salehi, Ketua Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran

Ketua Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran menegaskan bahwa kembalinya sanksi sepihak Amerika tidak mempengaruhi aktivitas nuklir Iran.

"Sebagian besar proyek nuklir Iran telah mencapai tahap swasembada dan atau sedang dikerjakan negara Rusia, dimana Moskow berkomitmen melaksanakan proyek ini hingga selesai," ujar Ketua AEOI.

Salehi juga mengkonfirmasikan kemajuan reaktor kedua Bushehr dan mengatakan, saat ini, reaktor ini lebih cepat dari jadwal waktu yang ditentukan dan kami berharap hingga enam tahun ke depan reaktor kedua ini sudah dapat digunakan dan dua tahun kemudian reaktor ketiga akan dibuat.

Sebelumnya, Behrouz Kamalvandi, Jurubicara Organisasi Energi Atom Republik Islam Iran mengatakan, pengerjaan rekonstruksi reaktor Arak, Iran Tengah dilaksanakan bekerjasama dengan Cina dan Inggris, sementara keluarnya AS dari JCPOA tidak akan menghentikan proyek rekonstruksi reaktor ini.