Menlu Iran: AS Melecehkan Seruan untuk Perdamaian
-
Menteri Luar Negeri Mohammad Javad Zarif.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan, Amerika Serikat telah mengolok-olok seruan untuk perdamaian.
"AS menyebut JCPOA sebagai kesepakatan pribadi antara dua pemerintah dan sekarang mengaku sedang mencari sebuah perjanjian baru. Klaim ini adalah keliru," tulis Zarif di akun Twitter-nya pada Kamis (20/9/2018) sore dalam menanggapi pidato Staf Khusus Presiden AS untuk Urusan Iran, Brian Hook di Institut Hudson.
"JCPOA adalah perjanjian internasional yang diakui oleh resolusi Dewan Keamanan PBB. Di samping itu, AS telah melanggar kewajibannya berdasarkan kesepakatan dan sekarang menghadapi dua tuntutan di Pengadilan Internasional," tambahnya.
Hook dalam pidatonya mengatakan AS siap melakukan pembicaraan dengan Iran dan mengklaim bahwa Washington tidak mencari perjanjian antar-pemerintah, tetapi perjanjian internasional.
Dia menyebut JCPOA sebagai sebuah kesepakatan pribadi antara pemerintah Iran dan Presiden Barack Obama. "AS sedang mengupayakan sebuah kesepakatan baru yang akan mencakup program rudal dan kehadiran regional Iran di samping isu nuklir," ujarnya.
Pidato Hook di Institut Hudson juga menuai protes dari Medea Benjamin, aktivis anti-perang asal Amerika. Dia mengatakan, Jerman, Perancis dan Inggris ingin tetap dalam kesepakatan nuklir. Masyarakat dunia ingin mempertahankan kesepakatan itu. (RM)