Nilai Mata Uang Rial Iran Menguat secara Mengejutkan
-
Maney Changer di Iran.
Nilai mata uang rial Iran menguat signifikan dalam dua hari terakhir, Selasa dan Rabu, 2-3 Oktober 2018. Hal ini menjadi topik hangat di media-media massa. Sebelumnya, nilai mata uang Iran anjlok drastis ke titik terendah dengan nilai 170.000 rial Iran/dolar (di money changer), namun kemudian menguat pada hari Selasa hingga mencapai 80.000 rial/dolar.
Menurut Reuters, para aktivis pasar valuta asing mengatakan Bank Sentral Iran yang melangkah tepat waktu dan menyuntikkan mata uang asing yang diperlukan pasar telah mencegah melorotnya nilai rial Iran dalam beberapa hari terakhir, di mana jatuhnya nilai rial ini telah mengganggu perdagangan dan menaikkan inflasi.
Pemerintah Iran telah memberikan izin kepada Bank Sentral untuk membuka pasar terbuka guna menstabilkan nilai tukar, yaitu membeli dan menjual mata uang sebagai pengganti kebijakan keliru dari penyuntikan mata uang sebelumnya.
Sementara itu, kepolisian Iran juga memulai untuk menindak tegas terhadap oknum-oknum dan mereka yang menaikkan harga valuta asing. Komandan Polisi Tehran Hossein Rahimi mengatakan, 15 situs yang memuat harga-harga palsu di pasar dan menyebabkan kenaikan nilai dolar terhadap rial Irans telah ditutup.
Dana Moneter Internasional pada bulan Maret lalu mengumumkan bahwa Iran memiliki cadangan devisa (simpatan mata uang asing) lebih dari 100 miliar dolar sehingga negara ini memiliki cadangan yang cukup untuk menjaga nilai mata uangnya.
Surat kabar The Seattle Times menyubut menguatnya nilai rial Iran di hadapan dolar sebagai tak terduga, oleh karena itu masyarakat Iran berbondong-bondong untuk menukar dolar mereka menjadi rial sebelum nilai mata uang Amerika ini semakin menurun. Kelanjutan kerjasa sama positif antara Iran dan Iran juga menjadi alasan naikknya nilai rial Iran di hadapan dolar.
Surat kabar Xinhua dalam laporannya pada hari Selasa, menyinggung menurunnya nilai dolar dari 200.000 rial Iran/dolar menjadi 125.000 rial Iran/dolar. Surat kabar ini menulis, pada bulan-bulan lalu, banyak masyarakat Iran yang mengubah investasinya ke dolar karena takut anjloknya nilai rial Iran, namun kini mereka berusaha untuk menjualnya karena takut nilai dolar di Iran makin menurun. (RA)