Pesan Rahbar kepada Bangsa Iran: "Langkah Kedua Revolusi"
https://parstoday.ir/id/news/iran-i67489-pesan_rahbar_kepada_bangsa_iran_langkah_kedua_revolusi
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengeluarkan pernyataan "Langkah Kedua Revolusi" yang ditujukan kepada bangsa Iran bertepatan dengan peringatan 40 tahun kemenangan Revolusi Islam.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Feb 14, 2019 15:50 Asia/Jakarta
  • Langkah Kedua Revolusi Islam
    Langkah Kedua Revolusi Islam

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran mengeluarkan pernyataan "Langkah Kedua Revolusi" yang ditujukan kepada bangsa Iran bertepatan dengan peringatan 40 tahun kemenangan Revolusi Islam.

Pernyataan yang disampaikan Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei pada hari Rabu (13/02) dirilis oleh kantor Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran.

Dalam pesan itu disebutkan, Revolusi Islam telah menjadikan bangsa Iran kuat, tapi penyayang dan pemaaf, bahkan tertindas.

"Revolusi Islam Iran dalam setiap medan perang, bahkan ketika menghadapi Amerika Serikat dan Saddam tidak pernah menembakkan peluru pertama. Dan dalam semua kasus, setelah musuh menyerang baru membela diri. Tentu saja menjawab serangan balik dengan tegas," jelas pernyataan Rahbar.

Pemimpin Besar Revolusi Islam, dalam pesannya sejumlah tema seperti stabilitas dan keamanan negara dan integritas teritorial dan perlindungan perbatasan, membangun infrastruktur vital, ekonomi dan pembangunan, peningkatan signifikan terkait partisipasi rakyat dalam isu-isu politik seperti pemilihan umum, mempromosikan visi politik rakyat dan pandangan mereka tentang isu-isu internasional, distribusi yang adil fasilitas umum negara, meningkatkan level spiritual dan etika di ruang publik masyarakat, perlawanan menghadapi kekuatan arogansi dunia, dimana Amerika Serikat berada di puncaknya, merupakan bagian dari pencapaian Revolusi Islam.

Pesan Rahbar kepada rakyat Iran di peringatan 22 Bahman

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dalam pesan ini menjelaskan bahwa Iran yang kuat saat ini sama dengan di awal revolusi menghadapi tantangan kubu arogan.

Dalam pesan tersebut dijelaskan, "Jika tantangan menghadapi Amerika Serikat waktu itu untuk memotong kaki tangan asing, menutup kedutaan rezim Zionis di Tehran atau untuk mengungkap sarang mata-mata, maka tantangan hari ini tentang kehadiran Iran yang kuat di perbatasan rezim Zionis Israel, mencabut pengaruh ilegal Amerika dari kawasan Asia Barat dan dukungan Republik Islam Iran untuk perjuangan mujahidin Palestina serta membela bendera Hizbullah yang berkibar dan Muqawama di seluruh kawasan ini."

Pemimpin Besar Revolusi Islam dalam pesan ini juga membuat rekomendasi kepada bangsa Iran tentang sains dan penelitian, spiritualitas dan etika, ekonomi, keadilan dan perang melawan korupsi, kemerdekaan dan kebebasan, martabat nasional, hubungan luar negeri, garis batas dengan musuh dan gaya hidup.(SL)