India Berusaha Memanfaatkan Keunggulan Pelabuhan Chabahar
https://parstoday.ir/id/news/world-i185138-india_berusaha_memanfaatkan_keunggulan_pelabuhan_chabahar
Pars Today - Pemerintah India berupaya untuk menyelesaikan masalah dan hambatan yang dihadapi tanpa kehilangan kepentingannya di Pelabuhan Chabahar Iran. Dengan cara ini, selain menjaga pintu Asia Tengah tetap terbuka, India juga berusaha mempertahankan landasan bagi keterlibatan kembali dengan Taliban di Afghanistan.
(last modified 2026-02-07T09:21:39+00:00 )
Feb 07, 2026 16:16 Asia/Jakarta
  • Pelabuhan Chabahar
    Pelabuhan Chabahar

Pars Today - Pemerintah India berupaya untuk menyelesaikan masalah dan hambatan yang dihadapi tanpa kehilangan kepentingannya di Pelabuhan Chabahar Iran. Dengan cara ini, selain menjaga pintu Asia Tengah tetap terbuka, India juga berusaha mempertahankan landasan bagi keterlibatan kembali dengan Taliban di Afghanistan.

Menurut laporan IRNA dari surat kabar The Hindu, sehubungan dengan hal ini, Kementerian Luar Negeri India telah menginformasikan tentang pembayaran seluruh komitmen yang telah diberikan sebelum berakhirnya pengecualian sanksi Amerika Serikat pada bulan April 2026. Pemerintah menyatakan bahwa New Delhi berupaya menyelesaikan masalah yang terkait dengan pelabuhan ini melalui negosiasi dengan para pemangku kepentingan.

Meskipun dalam anggaran India 2026-2027 tidak dialokasikan dana untuk pelabuhan ini, hal ini tidak berarti New Delhi mengabaikan pelabuhan penting dan strategis ini.

Hambatan terbesar bagi pemerintah India dalam memanfaatkan Pelabuhan Chabahar adalah sanksi Amerika Serikat terhadap Iran dan penerapan tarif tambahan 25% terhadap negara-negara yang berdagang dengan Iran. Namun, India telah menunjukkan bahwa mereka dapat memperoleh pengecualian bagi diri mereka sendiri melalui negosiasi, sebagaimana yang pernah dilakukan sebelumnya.

Berdasarkan pengumuman Kementerian Luar Negeri India, New Delhi telah memenuhi seluruh komitmen berkelanjutannya yang tercantum dalam perjanjian 10 tahun dengan Iran yang ditandatangani pada Mei 2024.

Sementara itu, Manish Tewari, seorang perwakilan oposisi, menuduh pemerintah India secara resmi menghentikan rencana mereka untuk pelabuhan air hangat di pantai tenggara Iran ini, yang pengembangannya telah dimulai oleh India sejak tahun 2003. Namun, New Delhi membantah klaim tersebut.

Mengacu pada negosiasi Iran dan Amerika Serikat yang dimulai di Oman pada hari Jumat (06/02/2026), Tewari mengatakan kepada The Hindu, "India mungkin telah mengambil langkah yang terlalu dini dengan melepaskan proyek Pelabuhan Chabahar. Sebuah proyek yang tidak hanya dapat menjaga pintu Asia Tengah tetap terbuka, tetapi juga memainkan peran penting bahkan dalam keterlibatan kembali dengan Taliban di Afghanistan".

Iran Menunggu Tindakan India

Sementara itu, Mohammad Fathali, Duta Besar Iran untuk India mengatakan kepada wartawan bahwa ia percaya New Delhi ingin berupaya menyelesaikan masalah ini tanpa kehilangan kepentingannya di Chabahar. India telah menggunakan pelabuhan ini untuk mengakses Afghanistan, serta mengirimkan bantuan kemanusiaan dan bahan makanan.

Ia menambahkan, "Kami memiliki hubungan yang baik dengan India dalam hal ini dan kami percaya bahwa pemerintah India ingin mengelola [pelabuhan] ini."

Menanggapi pertanyaan tentang langkah-langkah pemerintah mengenai Chabahar, Fathali mengatakan, "Ini tergantung pada setiap negara yang ingin menggunakannya, terutama India, untuk menentukan rencananya sendiri. Jadi, pertanyaan ini harus ditujukan kepada pemerintah India. Sejauh ini, kami belum menerima tanggapan apa pun dari pihak India mengenai [masalah] ini."

Ia juga menyatakan bahwa kemungkinan kunjungan Masoud Pezeshkian, Presiden Iran, untuk menghadiri KTT BRICS di India pada akhir tahun ini, "akan menjadi kesempatan yang baik untuk memperkuat hubungan [Iran] dengan India".

Sementara itu, surat kabar berbahasa Inggris The Economic Times sekitar tiga bulan lalu melaporkan bahwa pemerintah India berhasil memperpanjang pengecualian sanksi Amerika Serikat untuk kegiatan di Pelabuhan Chabahar Iran hingga awal tahun depan (2026).

Pelabuhan ini, yang memainkan peran strategis dalam rencana konektivitas regional India, menjaga rute vital negara ini ke Afghanistan, Asia Tengah, dan Rusia Timur, serta memungkinkan kelanjutan kerja sama ekonomi dan kemanusiaan.

Pelabuhan Chabahar telah mendapatkan pengecualian dari sanksi Amerika Serikat terhadap Iran karena alasan posisi strategisnya, terhubung dengan perairan internasional, dan memberikan banyak manfaat bagi negara-negara Asia Tengah, khususnya Afghanistan yang terkurung daratan.(sl)