Operasi Intelijen Iran Melawan Infiltrasi Asing
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69415-operasi_intelijen_iran_melawan_infiltrasi_asing
Kementerian Intelijen Iran selama satu tahun terakhir telah melakukan tindakan efektif untuk membongkar jaringan spionase dan menggagalkan konspirasi yang dijalankan oleh anasir-anasir mereka.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Apr 20, 2019 15:19 Asia/Jakarta
  • Logo dinas intelijen CIA Amerika, MI6 Inggris, Mossad rezim Zionis Israel.
    Logo dinas intelijen CIA Amerika, MI6 Inggris, Mossad rezim Zionis Israel.

Kementerian Intelijen Iran selama satu tahun terakhir telah melakukan tindakan efektif untuk membongkar jaringan spionase dan menggagalkan konspirasi yang dijalankan oleh anasir-anasir mereka.

Iran menunjukkan kekuatannya dalam melawan musuh di bidang keamanan dan intelijen dan telah menggagalkan upaya yang ingin merusak keamanan negara melalui operasi intelijen.

Menteri Intelijen Iran, Mahmoud Alavi pada hari Jumat (19/4/2019) mengatakan, personel intelijen Iran telah melumpuhkan 114 tim teroris takfiri, 116 tim kelompok munafikin MKO, empat tim anti-revolusi, dan 380 tim penyelundup narkotika dalam satu tahun terakhir.

Para personel Kementerian Intelijen Iran telah mengidentifikasi ratusan mata-mata di berbagai negara termasuk Iran, dan dalam pertukaran informasi dengan dinas intelijen negara-negara sahabat, mereka telah menangkap mata-mata yang bekerja untuk Dinas Intelijen Pusat AS (CIA).

Iran menghadapi situasi yang berbeda dalam beberapa tahun terakhir. Menurut keterangan Alavi, dinas-dinas intelijen AS dan rezim Zionis mulai terlibat secara langsung dan mengkoordinasi tim-tim teroris.

Mereka memberi pelatihan intelijen kepada teroris termasuk, cara-cara melakukan panggilan telepon, membangun hubungan, dan melakukan perjalanan yang aman agar tidak terlacak oleh dinas intelijen.

Dinas Intelijen Iran.

Dengan melihat ancaman tersebut, Iran telah memperluas operasi intelijen untuk memantau pergerakan tim-tim teroris dan juga pergerakan dinas-dinas pendukung mereka.

Mahmoud Alavi menegaskan kesiapan dan kewaspadaan pasukan keamanan Iran untuk melawan para teroris.

Sekarang, personel intelijen Iran bersama pasukan Korps Garda Revolusi Islam (Pasdaran) dan militer sigap untuk menumpas kelompok-kelompok teroris dan jaringan spionase. Sejauh ini, mereka telah berhasil menggagalkan banyak konspirasi dan pergerakan kelompok teroris dan tim spionase.

Penangkapan pemimpin kelompok teroris, Abdolmalek Rigi, merupakan salah satu operasi intelijen yang rumit yang dijalankan oleh pasukan Iran. Operasi sukses ini mendapat pujian dari banyak negara dan dinas-dinas intelijen dunia.

Surat kabar Global News Canada dalam sebuah laporan, mengakui kekuatan intelijen Iran dalam memantau dan menggagalkan serangan teroris, dan tidak ada sesuatu yang tersembunyi dari Iran.

Saat ini, perang dan pertempuran telah memasuki zona yang kompleks, di mana menuntut kesigapan dan kewaspadaan penuh. Untuk itu, sangat penting bagi personel intelijen Iran untuk mempertahankan kewaspadaan dalam melawan infiltrasi musuh.

Salah satu tujuan musuh di kawasan adalah menciptakan krisis dan menyibukkan bangsa-bangsa di kawasan dalam krisis itu melalui penyusupan di sektor keamanan, intelijen, ekonomi, dan budaya.

Pada dasarnya, operasi musuh adalah bagian dari sebuah perang lunak. Oleh karena itu, Kementerian Intelijen Iran telah meningkatkan sensitivitasnya dengan memperhatikan situasi yang kompleks dan tekanan yang diterapkan musuh dalam beberapa tahun terakhir. (RM)