AS Halangi Penyaluran Bantuan untuk Korban Banjir Iran
-
Ilustrasi banjir Iran.
Presiden Akademi Ilmu Kedokteran Iran, Alireza Marandi memprotes pelanggaran hukum internasional oleh AS yang menghalangi penyaluran bantuan kemanusiaan kepada korban banjir Iran dan tindakan tidak manusiawi negara itu, yang membatasi pembelian obat-obatan dan peralatan medis.
Protes itu disampaikan dalam sebuah surat kepada Sekjen PBB, Antonio Guterres. Demikian dilaporkan kantor berita IRIB, Senin (20/5/2019).
"Sayangya kita kembali menyaksikan tindakan tidak manusiawi oleh pemerintah AS dan beberapa negara Barat yang bertentangan dengan hukum internasional. Mereka menghalangi penyaluran bantuan dana internasional kepada korban banjir Iran," tulisnya dalam surat tersebut.
Marandi mengungkapkan bahwa lembaga-lembaga HAM internasional juga memilih diam dan tidak menyatakan sikap dalam membela hak-hak korban banjir, yang membutuhkan dana untuk pembangunan kembali daerah-daerah terdampak.
Dia meminta sekjen PBB untuk mengambil langkah efektif dalam mencegah aksi sepihak pemerintah AS dan sekutunya terhadap hak-hak rakyat Iran.
Pemerintah AS telah memblokir rekening milik Komunitas Bulan Sabit Merah Iran dan secara praktis mempersulit pengiriman dana bantuan dari negara-negara lain kepada korban banjir Iran. (RM)