Shalat Jumat di Tehran, 24 Mei 2019
https://parstoday.ir/id/news/iran-i70481-shalat_jumat_di_tehran_24_mei_2019
Shalat Jumat di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran, 24 Mei 2019 berlangsung di Universitas Tehran, dan diimami oleh Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 24, 2019 20:18 Asia/Jakarta
  • Shalat Jumat di Tehran, 24 Mei 2019.
    Shalat Jumat di Tehran, 24 Mei 2019.

Shalat Jumat di Tehran, ibu kota Republik Islam Iran, 24 Mei 2019 berlangsung di Universitas Tehran, dan diimami oleh Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani.

Ayatullah Movahedi Kermani dalam khutbahnya mengucapkan selamat atas peringatan 37 tahun pembebasan Khorramshahr di barat daya Republik Islam Iran dari pendudukan rezim Baath Irak.

Dia menyebut kota Khorramshahr sebagai simbol keimanan, perlawanan, keberanian, semangat dan kehormatan bangsa Iran.

"Perjuangan para pejuang Iran untuk membebaskan Khorramshahr telah membuat heran dan kagum para pakar militer dunia," kata Ayatullah Movahedi Kermani dalam khutbah kedua di Universitas Tehran, Jumat (24/5/2019).

Republik Islam Iran hari ini, Jumat, 24 Mei 2019 menandai peringatan 37 tahun pembebasan kota Khorramshahr di barat daya negara ini dari pendudukan rezim Baath Irak pada tahun 1982.

Pasukan Iran merebut kembali Khorramshahr dalam operasi bernama Baitul Muqaddas pada tahun 1982, yang mengakhiri 575 hari pendudukan pasukan rezim Baath terhadap kota pelabuhan yang strategis ini.

Selama operasi berminggu-minggu itu, sekitar 6.000 tentara Iran gugur syahid dan hampir 24.000 lainnya terluka.

Rezim Saddam Irak mengagresi Iran dengan dukungan kekuatan besar dan sekutu mereka di kawasan pada 1980, setahun setelah kemenangan Revolusi Islam.

Perang berakhir pada Agustus 1988, setelah Iran menerima Resolusi Nomor 598 Dewan Keamanan PBB yang menyatakan Saddam sebagai pemrakarsa konflik.

Selama perang delapan tahun itu, Irak didukung penuh lebih dari 20 negara yang dipimpin oleh Amerika Serikat.

Khatib Shalat Jumat Tehran lebih lanjut menyinggung Hari Quds Sedunia yang diselenggarakan di Jumat akhir setiap bulan suci Ramadhan.

"Hari Quds Internasional adalah simbol persatuan dan tekad umat Islam, dan hari untuk mendukung rakyat tertindas Palestina, di mana mereka mempertahankan Kiblat Pertama Umat Islam dengan darahnya ," pungkasnya.

Pendiri Republik Islam Iran Imam Khomeini ra menamai Jumat terakhir bulan suci Ramadhan sebagai Hari Quds Internasional.

Hari Quds Sedunia tahun ini jatuh pada tanggal 31 Mei 2019. Rayat Iran dan negara-negara Muslim dan dunia mengikuti pawai al-Quds untuk mendukung kemerdekaan rakyat Palestina. (RA)