Rouhani: Bangsa Iran tidak akan Membiarkan Quds dan kaum Tertindas Sendirian
-
Presiden Iran Hassan Rouhani
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani seraya menjelaskan bahwa bangsa Iran tidak akan pernah membiarkan Quds dan kaum tertindas sendirian mengungkapkan, bangsa Iran tahun ini dengan partisipasi luasnya di pawai akbar hari Quds sedunia menyatakan bahwa selama belum tercapai kemenangan, mereka akan melawan kubu zalim dan arogan.
Hassan Rouhani Rabu (29/05) disela-sela sidang kabinet menjelaskan, Palestina dan Quds sebuah kata sandi bagi muqawama seluruh Muslim dan Israel kata sandi bagi para agresor dunia yang ingin menzalimi umat Muslim.
Presiden Iran seraya mengisyaratkan bahwa bangsa tertindas Yaman dan Palestina melewati hari-hari yang sulit di bulan suci Ramadhan mengungkapkan, rakyat Yaman dan Palestina tidak takut pada agresor dan dengan pengorbanan, resistensi dan kekuatannya mereka memaksa musuh mundur.
Seraya menekankan bahwa balasan bangsa Palestina saat ini kepada penjajah adalah roket dibalas roket menambahkan, suatu hari rakyat Palestina hanya memiliki batu untuk membela diri, namun kini dengan upaya keras dan pengorbanan serta industri dalam negerinya, mereka berhasil memaksa Zionis mundur.
Presiden Iran mengingatkan, meski bangsa ini adalah bangsa muqawama, besar dan penuh pengorbanan, namun di sisi lain, kejahatan kekuatan besar dunia semakin meningkat dan mereka tengah mengirim senjata modern ke kawasan serta membombardir warga tertindas Yaman dan Palestina.
Rouhani seraya menjelaskan bahwa realita kesepakatan abad adalah kebangkrutan abad bagi para pencetusnya mengingatkan, saat ini konspirasi bukan hanya ditujukan kepada bangsa Palestina, tapi konspirasi terhadap seluruh kawasan Asia Barat.
Jumat terakhir di bulan suci Ramadhan atas inisiatif Imam Khomeini pendiri Republik Islam Iran ditetapkan sebagai hari Quds sedunia.
Pawai akbar hari Quds sedunia tahun ini akan digelar 31 Mei 2019 secara serentak di Iran dan berbagai negara dunia. (MF)