7 Juli, Langkah Kedua Iran Kurangi Kepatuhan di JCPOA
-
Ali Shamkhani
Sekretaris Tinggi Dewan Keamanan Nasional Iran, Ali Shamkhani menyatakan, seiring kian dekatnya 7 Juli, dan dimulainya babak kedua pengurangan kepatuhan Iran di JCPOA, represi Eropa untuk memaksa Tehran melanjutkan komitmennya di kesepakan nuklir semakin meningkat.
Ali Shamkhani dalam sebuah catatannya seraya mengisyaratkan statemen terbaru menlu trioka Eropa (Inggris, Jerman dan Perancis) menambahkan, permainan sanksi Donald Trump dua sisi mata uang di mana motifnya semakin kentara setelah satu tahun dialog tanpa hasil dengan Eropa.
Shamkhani menjelaskan, berdasarkan keputusan Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, mulai 7 Juli babak kedua penurunan kepatuhan Iran dalam koridor butir 26 dan 36 JCPOA akan dimulai dengan serius, sehingga negara-negara yang menilai keliru kesabaran Iran akan sadar bahwa jawaban Tehran tidak akan berbeda dengan penembakan terhadap drone mata-mata AS yang melanggar zona udara negara ini.
Presiden Iran 8 Mei bertepatan dengan peringatan keluarnya AS secara ilegal dari JCPA dan sikap Kelompok 4+1 yang tidak melakukan langkah praktis untuk menjamin kepentingan Iran berdasarkan kesepakatan nuklir, menyatakan, Iran akan menurunkan sejumlah kepatuhannya di JCPOA.
Dalam hal ini, Tehran memberi tenggat waktu 60 hari kepada mitra JCPOAnya untuk melakukan langkah-langkah demi menjamin kepentingan Iran, jika tidak maka Iran akan memulai babak kedua menurunkan kepatuhannya. (MF)