Mayjen Mousavi: Unit Gerak Cepat Iran Buat Musuh Ketakutan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i75273-mayjen_mousavi_unit_gerak_cepat_iran_buat_musuh_ketakutan
Panglima militer Republik Islam Iran, Mayjen. Abdulrahim Mousavi seraya menjelaskan pasukan khusus (takavaran) merupakan benteng baja untuk membela rakyat dan negara mengatakan, unit gerak cepat militer Iran membuat musuh ketakutan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 03, 2019 14:05 Asia/Jakarta
  • Panglima Militer Iran Abdolrahim Mousavi
    Panglima Militer Iran Abdolrahim Mousavi

Panglima militer Republik Islam Iran, Mayjen. Abdulrahim Mousavi seraya menjelaskan pasukan khusus (takavaran) merupakan benteng baja untuk membela rakyat dan negara mengatakan, unit gerak cepat militer Iran membuat musuh ketakutan.

Mayjen Abdolrahim Mousavi Ahad (03/11) di Tehran seraya menjelaskan bahwa salah satu tujuan penting militer Iran adalah melatih individu dengan kemampuan multi dan membentuk unit serba guna menambahkan, di rencana ini pasukan angkatan darat militer Iran menunjukkan kinerja sangat baik dan melewati tujuan yang telah dicanangkan dalam waktu singkat dan dengan ketelitian tinggi.

Mayjen Mousavi menjelaskan, peningkatan kemampuan di militer Iran tidak ada batasnya, karena ancaman sangat rumit, beragam dan tidak dapat diprediksi.

Panglima militer Iran ini mengingatkan, kemampuan dan keahlian di militer Iran ditingkatkan sesuai dengan ancaman.

Brigjen Kioumars Heydari, komandan angkatan darat militer Iran juga menekankan, angkatan darat militer Iran saat ini dalam kondisi siaga penuh dan level swasembada peralatan dan beragam teknologi dalam kondisi yang diinginkan.

Rahbar Ayatullah Khamenei pada 31 Agustus 2016 di depan para menteri, pejabat, ilmuwan dan teknisi Departemen Pertahanan Iran mengatakan, di dunia yang dikuasi oleh kekuatan arogan, hegemoni dan memiliki moral, nurani dan kemanusiaan rendah, serta tidak segan-segan menyerang negara lain dan membantai manusia tak berdosa, maka pengembangan industri pertahanan dan ofensif sepenuhnya wajar, karena kekuatan ini selama tidak merasakan kekuatan Iran, maka keamanan tidak akan terjamin. (MF)