Sikap Erdogan soal Aksi Teror terhadap Letjen Soleimani
https://parstoday.ir/id/news/iran-i77304-sikap_erdogan_soal_aksi_teror_terhadap_letjen_soleimani
Sejumlah pemimpin negara dunia menunjukkan reaksinya atas aksi teror yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Komandan Pasukan Quds Iran, Letnan Jenderal Qasem Soleimani.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 07, 2020 08:00 Asia/Jakarta
  • Foto syahid Qasem Soleimani.
    Foto syahid Qasem Soleimani.

Sejumlah pemimpin negara dunia menunjukkan reaksinya atas aksi teror yang dilakukan oleh Amerika Serikat terhadap Komandan Pasukan Quds Iran, Letnan Jenderal Qasem Soleimani.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan baru-baru ini kembali menunjukkan reaksinya terhadap pembunuhan seorang pejabat tinggi Iran di Bandara Internasional Baghdad, Irak oleh AS.

"AS dengan aksi teror ini telah memperburuk krisis di kawasan, karena pembunuhan sosok seperti Letjen Soleimani tidak akan dibiarkan tanpa balasan," tegasnya.

Sejumlah pemimpin dunia dan masyarakat di wilayah Asia Barat, memandang tindakan teror terhadap pejabat tinggi Iran, tidak bisa dibenarkan dan bertentangan dengan hukum internasional serta bentuk nyata dari praktik terorisme negara.

Warga Turki menggelar aksi protes terhadap tindakan terorisme AS dan menuntut pengusiran pasukan negara itu dari Asia Barat. Ribuan warga Turki berkumpul di depan gedung konsulat AS di kota Istanbul untuk mengecam pembunuhan Letjen Soleimani.

Para demonstran di Turki, Irak, Pakistan, Yaman, dan negara-negara lain secara serentak menuntut pengusiran pasukan AS dari wilayah mereka. Mereka meneriakkan slogan-slogan "Mampus Amerika" dan "Mampus Zionis" serta menyebut pemerintah AS sebagai pemerintahan teroris.

Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Letjen Qasem Soleimani telah menghabiskan sebagian besar usianya untuk melawan kelompok teroris bentukan AS dan sekutunya. Perjuangan gigihnya telah mengundang simpati bangsa-bangsa Muslim di Asia Barat dan Afrika dan ia begitu dihormati di tengah mereka.

Seorang analis politik dari Azerbaijan, Tofiq Abbasov dalam wawancaranya dengan IRNA, mengatakan Letjen Soleimani memainkan perang penting dalam memerangi terorisme dan membersihkan wilayah Asia Barat dari keberadaan para teroris.

"Letjen Soleimani sampai akhir hayatnya telah memerangi kelompok teroris Daesh, Al Qaeda, dan Front al-Nusra, yang disponsori oleh Amerika dan Israel, dan ia memenangi perang ini," tambahnya.

Direktur Pusat Studi Iran Kontemporer di Rusia, Rajab Safarov kepada wartawan IRNA di Moskow, menuturkan tindakan AS meneror Letjen Soleimani adalah

sebuah kejahatan dan wujud nyata terorisme negara yang dijalankan oleh pemerintah AS.

"Syahid Soleimani sangat dicintai tidak hanya di Iran, tetapi juga di banyak negara lain di Asia Barat dan dunia," ungkapnya.

Demonstrasi yang terjadi di berbagai negara dunia dalam beberapa hari terakhir, memperlihatkan popularitas Letjen Soleimani di tengah mereka dan juga luapan kebencian bangsa-bangsa dunia terhadap kebijakan terorisme pemerintah AS. (RM)