Mayjen Salami: AS akan Menyesal telah Membunuh Jenderal Soleimani
Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran, IRGC mengatakan, Republik Islam Iran akan memberikan balasan tegas, keras, melumpuhkan dan pasti, kepada para pelaku pembunuhan Komandan Pasukan Qods, IRGC, Letjen Qasem Soleimani.
Sepah News (7/1/2020) melaporkan, Mayjen Hossein Salami, Selasa (7/1) di acara pemakaman Syahid Qasem Soleimani di Kerman menuturkan, aksi teror Amerika Serikat terhadap Jenderal Soleimani menjadi awal berakhirnya kehadiran kubu arogansi dunia di kawasan.
Mayjen Salami menyebut Syahid Soleimani sebagai arsitek kegagalan konspirasi-konspirasi Amerika dan menjelaskan, Letjen Soleimani berhasil menggagalkan skenario Amerika untuk merusak keamanan umat Islam, dan Syahid Soleimani tidak membiarkan Zionis dan Amerika melemahkan kekuatan poros perlawanan.
Ia menambahkan, kebijakan Amerika untuk menyerang kebangkitan Palestina harus menelan kekalahan besar, Letjen Soleimani telah menghidupkan kebangkitan Palestina, dan menempatkan rezim Zionis di tengah kepungan kekuatan rakyat Palestina.
"Benih dendam terhadap Amerika sudah tertanam dalam di dalam bangsa-bangsa Muslim dan non-Muslim sehingga tidak ada tempat aman lagi bagi Amerika," pungkasnya. (HS)