Iran Aktualita, 09 Januari 2020
https://parstoday.ir/id/news/iran-i77403-iran_aktualita_09_januari_2020
Dinamika Iran pekan ini didominasi oleh prosesi pemakaman Syahid Soleimani dan partisipasi jutaan warga Republik Islam Iran di acara tasyi' dan pemakaman komandan pemberani dan pejuang yang tak kenal lelah ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 09, 2020 13:19 Asia/Jakarta
  • Prosesi pemakaman Syahid Soleimani di Kerman
    Prosesi pemakaman Syahid Soleimani di Kerman

Dinamika Iran pekan ini didominasi oleh prosesi pemakaman Syahid Soleimani dan partisipasi jutaan warga Republik Islam Iran di acara tasyi' dan pemakaman komandan pemberani dan pejuang yang tak kenal lelah ini.

Isu lainnya adalah aksi balasan IRGC dan penembakan rudal ke pangkalan militer AS di Irak dan berbagai peristiwa lainnya.

Tasyi' Jenazah Syahid Soleimani di Tehran Dihadiri Jutaan Orang

Jutaan warga Republik Islam Iran menghadiri tasyi' jenazah Komandan Pasukan al-Quds Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Letnan Jenderal Qassem Soleimani dan beberapa syuhada lainnya di Tehran pada Senin pagi, 6 Januari 2020.

Prosesi pemakaman Syahid Soleimani di Kerman

Tasyi' jenazah Syahid Soleimani dan beberapa jenazah syuhada lainnya dimulai dengan pembacaan al-Quran sejak pukul 08.00 waktu setempat hingga selesai.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei memimpin shalat jenazah yang berlangsung di Universitas Tehran.

Setelah ini, jenazah Komandan Pasukan al-Quds IRGC akan dibawa ke Qom dan setelah itu dimakamkan di Kerman, tempat kelahirannya pada hari Selasa.

Letjen Soleimani dan Wakil Komandan Pasukan Relawan Irak Hashd al-Shaabi Abu Mahdi al-Muhandis gugur syahid dalam serangan udara Amerika Serikat di Bandara Internasional Baghdad, Jumat dini hari, 3 Januari 2020.

Empat anggota pasukan IRGC (Pasdaran) yang menyertai Letjen Soleimani dan empat anggota pasukan Hashd al-Shaabi yang menyertai Abu Mahdi al-Muhandis juga gugur syahid dalam serangan udara tersebut

Menurut pengakuan Kementerian Pertahanan AS (Pentagon), teror terhadap  Soleimani dilakukan atas perintah langsung Presiden Donald Trump. Teror terhadap Komandan Pasukan al-Quds merupakan contoh nyata dari kejahatan perang pemerintah AS dan puncak dari permusuhannya terhadap Republik Islam Iran.

Selama 40 tahun terakhir, pemerintah AS telah melakukan berbagai kejahatan terhadap Republik Islam Iran, di mana di antara kejahatan-kejahatan itu adalah tekanan ekonomi dan sanksi, operasi militer dan kudeta, perang secara tidak langsung, penciptaan kelompok-kelompok teroris, Iranphobia, perang proksi, dan teror terhadap para ilmuwan dan para pejabat Republik Islam.

Teror terhadap Soleimani kembali menunjukkan bahwa ada hubungan erat antara pemerintah Amerika dan kelompok-kelompok teroris di kawasan. Sebab, pejabat senior militer Iran ini memiliki peran besar dalam menumpas kelompok-kelompok teroris terutama teroris takfiri Daesh.

Peran besar Soleimani dalam menumpas kelompok-kelompok teroris di Irak dan Suriah tidak bisa dipungkiri. Surat kabar The Guardian beberapa hari lalu menyebutkan bahwa Soleimani masuk ke dalam daftar 10 tokoh di balik layar yang paling berpengaruh di dunia. Surat kabar itu menulis, Amerika dan Israel telah berulang kali berusaha untuk melenyapkannya.

Majalah Amerika Foreign Policy tahun lalu juga memasukkan Soleimani dalam daftar 10 pemikir terbaik di bidang pertahanan dan keamanan. Tak diragukan lagi bahwa hal itu dikarenakan peran khusus Komandan Pasukan al-Quds IRGC (Pasdaran) dalam menumpas terorisme, terutama di Irak dan Suriah.

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran Mohammad Javad Zarif  menyebut Soleimani sebagai orang yang paling efektif dalam menumpas Daesh, Front al-Nusra, al-Qaeda dan kelompok-kelompok teroris lainnya, sehingga dia menjadi incaran terorisme internasional Amerika.

Tasyi' Jenazah Syahid Soleimani di Tehran

Menurut pengakuan Pentagon, Trump yang memerintahkan secara langsung untuk meneror Soleimani dan Abu al-Muhandis. Langkah Trump ini merupakan bantuan besar Amerika kepada Daesh di Irak.

Soleimani memiliki peran penting dalam membentuk dan memperkuat Poros Muqawama di Asia Barat (Timur Tengah), di mana Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei menyebutnya sebagai "Wajah Internasional Perlawanan".

Poros Muqawama hari ini merupakan pemain yang tidak dapat diingkari di kawasan Asia Barat. Oleh karena itu, Amerika, Arab Saudi, dan Israel tentunya tidak bisa mentolerirnya, sebab, poros ini menentang segala bentuk intervensi asing dan kompromi di kawasan.

Sebagai musuh AS sejak lama, Iran diketahui memiliki banyak opsi untuk menyerang balik AS, baik secara militer maupun dengan cara lain. Puluhan ribu tentara AS di kawasan Teluk Persia masuk dalam jangkauan rudal-rudal Iran.

Tidak hanya itu, Iran juga punya kemampuan melancarkan serangan siber secara diam-diam atau melancarkan serangan militer proxy terhadap target-target AS di berbagai negara.

Menanggapi hal itu, Trump dalam pernyataannya, memperingatkan Iran soal pembalasan dendam. Dia menegaskan bahwa militer AS telah "mengidentifikasi secara penuh" target-target Iran untuk menangkal serangan.

Jutaan Orang Hadiri Prosesi Pemakaman Syahid Soleimani

Jutaan warga Republik Islam Iran padati jalan-jalan di kota Kerman untuk menghadiri prosesi pemakaman Jenazah Komandan Pasukan al-Quds Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Letnan Jenderal Qassem Soleimani pada Selasa pagi, 7 Januari 2020.

Jenazah Syahid Soleimani dan syuhada lainnya tiba di Bandara Kerman pada Selasa dini hari. Jenazah Komandan al-Quds IRGC ini akan di makamkan di pemakaman Shuhada (Golzar-e Shohada) Kerman.

Menurut pesan Shahid Soleimani sebelum gugur syahid, dia meminta agar kelak dimakamkan di sekitar makam Shahid Yusuf Ilahi di pemakaman syuhada kota kelahirannya.

Komandan Pasukan IRGC (Pasdaran) Mayor Jenderal Hossein Salami menyampaikan pidato dalam acara prosesi pemakaman di Azadi Kerman.

Iran Resmi Balas Kejahatan AS terhadap Syahid Soleimani

Korps Garda Revolusi Islam Iran (Pasdaran) pada Rabu (8/01/2020) dini hari, melancarkan serangan rudal ke pangkalan militer Amerika Serikat, Ayn al-Asad di Provinsi al-Anbar, Irak.

Serangan balasan Iran ke pangkalan militer AS di Irak

Wartawan televisi al-Mayadeen mengatakan bahwa sebuah pangkalan militer AS di dekat bandara Arbil, wilayah Kurdistan Irak juga menjadi sasaran serangan rudal. Beberapa ledakan hebat terdengar dari pangkalan militer AS di Arbil. Penerbangan di bandara tersebut telah dihentikan.

Pasdaran menembakkan rudal ke pangkalan Ayn al-Asad sebagai balasan atas kejahatan pasukan teroris AS dalam meneror Komandan Pasukan Quds Iran, Letnan Jenderal Qasem Soleimani.

Letjen Soleimani dan Wakil Komandan Hashd al-Shaabi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis, gugur syahid dalam serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan teroris AS di Bandara Internasional Baghdad pada Jumat lalu.

Rahbar Sampaikan Pidato Pertama Pasca Serangan Balasan

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei hari ini (Rabu,8/1/2020) akan berpidato di hadapan ribuan orang dalam peringatan gerakan perlawanan bersejarah warga Qom pada 19 Dey 1356 (9 Januari 1978).

Pidato ini menjadi statemen pertama Rahbar setelah Iran melancarkan pembalasan terhadap aksi teroris AS  kepada Letnan Jenderal Qasem Soleimani, Komandan Brigade Quds Korp Garda Revolusi Islam Iran.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) membalas aksi teroris AS terhadap Letnan Jenderal Qasem Soleimani dengan menembakkan puluhan rudal ke arah pangkalan militer AS di Al-Anbar Irak.

IRGC Rabu pagi (8/1/2020) mengumumkan dimulainya serangan balasan terhadap aksi terorisme AS dalam "Operasi Syahid Soleimani" di bawah kode "Ya Zahra" dengan menembakkan puluhan rudal darat-ke-darat yang menargetkan pangkalan militer Ain al-Asad' di provinsi Anbar, Irak.

Zarif: Balasan Iran terhadap AS Sesuai Piagam PBB

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Mohammad Javad Zarif menyatakan bahwa serangan balasan Korps Garda Revolusi Islam Iran terhadap aksi teroris AS sesuai dengan piagam PBB pasal 51 mengenai pembelaan diri suatu negara.

Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di laman Twitter-nya hari Rabu menulis, "Republik Islam Iran telah mengambil langkah-langkah yang tepat untuk mempertahankan diri dan menargetkan pangkalan militer yang dijadikan tempat untuk  melancarkan serangan pengecut terhadap warga Iran pejabat senior Iran,".

"Iran tidak berusaha untuk meningkatkan ketegangan atau perang, tetapi membela diri terhadap agresi apapun," tegas Zarif.

Rahbar Belasungkawa atas Insiden Kerman dan Kecelakaan Pesawat Tehran

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menyampaikan belasungkawa atas insiden yang terjadi menjelang pemakaman Syahid Qasem Soleimani di Kerman, serta kecelakaan pesawat Ukraina di sekitar bandara internasional Tehran.

Rahbar Ayatullah Khamenei

Ayatullah Sayid Ali Khamenei dalam sebuah pesan yang disampaikan Rabu malam (8/1/2020) mengatakan, "Insiden tragis dan menyedihkan meninggalnya puluhan orang Iran dalam prosesi duka menjelang pemakaman Letjen Qasem Soleimani, dan kecelakaan pesawat yang menyebabkan meningganya sejumlah warga Iran dan asing, menjadi dua peristiwa menyedihkan selama dua hari ini,".

Dalam pesannya, Rahbar mengungkapkan simpati yang paling tulus dan belasungkawa yang terdalam serta kesabaran untuk keluarga korban, dan mendoakan ampunan dari Allah swt untuk para korban yang meninggal.

Kemarin, pemerintah Iran juga mengumumkan berkabung nasional  hari ini, Kamis (8/1/2020).

Pada acara prosesi duka menjelang pemakaman Syahid Soleimani hari Selasa, beberapa orang meninggal dan terluka akibat kerumunan massa yang sangat besar.

Insiden lainnya, pesawat Ukraina jatuh di dekat bandara Imam Khomeini Tehran hari Rabu yang menewaskan 167 penumpang dan 9 anggota awaknya.

Sebagian besar penumpang adalah warga negara Republik Islam Iran, dan asing.

Kedutaan Ukraina di Tehran menyatakan kegagalan teknis menjadi penyebab jatuhnya pesawat tersebut.