Iran, Benteng Kuat Cegah Peredaran Narkotika ke Eropa
-
Brigadir Jenderal Massoud Zahedian.
Kepala Bidang Pemberantasan Narkotika di Kepolisian Iran, Brigadir Jenderal Massoud Zahedian mengatakan kami telah meningkatkan upaya pemberantasan narkotika dan Iran adalah benteng yang kokoh untuk mencegah peredaran narkotika ke benua Eropa.
Dia menyampaikan hal itu kepada wartawan di sela-sela pertemuan koordinasi divisi polisi untuk pemberantasan narkotika dari 57 negara dunia di Roma, Italia, Jumat (21/2/2020).
"Produksi narkotika di Afghanistan naik 35 persen setelah negara itu diduduki oleh pasukan Barat dan Amerika Serikat. Tingkat produksi narkotika di Afghanistan dari 185 ton naik menjadi lebih dari 6.400 ton," ungkap Brigjen Zahedian.
"Republik Islam Iran sebagai negara terdepan dalam memerangi narkotika di dunia, telah mempersembahkan hampir 4.000 syahid dan lebih dari 12.500 terluka dalam perang ini," ujarnya.
Brigjen Zahedian menjelaskan bahwa kerja sama negara-negara Barat dengan Iran telah berkurang akibat dampak sanksi dan embargo AS membuat Iran tidak bisa membeli peralatan yang dibutuhkan di bidang ini.
Menurutnya, sanksi Washington terhadap Tehran secara praktis telah membantu kelompok-kelompok teroris dan menghambat penumpasan mereka.
"Pengawasan parbatasan Iran yang panjang membutuhkan peralatan modern, tapi negara-negara Barat dan AS mencegah pengiriman peralatan itu ke Iran," tambahnya.
Dia berharap kebutuhan akan peralatan tersebut segera teratasi dengan mengandalkan kemampuan ilmiah dan teknologi di Republik Islam Iran. (RM)