Iran Lakukan Transaksi Bisnis di Luar Kerangka FATF
-
Gugus Tugas Aksi Keuangan (FATF).
Gubernur Bank Sentral Iran, Abdolnaser Hemmati pada Rabu (26/2/2020) malam, mengatakan Iran sampai batas tertentu mampu membangun hubungan dengan sistem perbankan dunia di luar kerangka Gugus Tugas Aksi Keuangan (FATF).
Hemmati menambahkan Bank Sentral Iran akan melawan perang psikologis yang diciptakan musuh untuk merusak ekonomi Iran dengan alasan FATF telah memasukkan negara ini dalam daftar hitam.
"Bank Sentral Iran bersama sektor ekonomi lainnya, terus berusaha untuk memfasilitasi kebutuhan-kebutuhan perdagangan Iran," tegasnya seperti dikutip kantor berita IRIB.
Gugus Tugas Aksi Keuangan (FATF) pada 21 Februari lalu, memasukkan Iran dalam daftar hitam dengan alasan yang disebut "tidak mematuhi norma-norma internasional melawan pendanaan terorisme."
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengatakan tiga rezim sponsor terorisme yaitu Amerika, Arab Saudi, dan Israel mendorong agar Iran dimasukkan ke dalam daftar hitam FATF.
Pemerintah AS menggunakan FATF sebagai instrumen untuk meningkatkan efektivitas sanksinya terhadap negara yang menolak kebijakan Washington. (RM)