Sanksi Ilegal AS, Ancam Kesehatan Perempuan Iran
https://parstoday.ir/id/news/iran-i79619-sanksi_ilegal_as_ancam_kesehatan_perempuan_iran
Ketua komisi perempuan di parlemen Iran mengatakan, kelangkaan fasilitas kesehatan dan medis akibat sanksi ilegal Amerika selain mengancam kesehatan fisik perempuan dan gadis Iran, juga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan mental mereka.
(last modified 2026-07-02T14:46:08+00:00 )
Mar 16, 2020 17:36 Asia/Jakarta
  • Farideh Oladghobad
    Farideh Oladghobad

Ketua komisi perempuan di parlemen Iran mengatakan, kelangkaan fasilitas kesehatan dan medis akibat sanksi ilegal Amerika selain mengancam kesehatan fisik perempuan dan gadis Iran, juga menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan mental mereka.

Seperti dilaporkan IRNA Senin (16/03), Farideh Oladghobad di pesannya kepada Silvana Koch-Mehrin, ketua Yayasan Pemimpin Politik Perempuan Dunia seraya mengisyaratkan wabah Corona mengingatkan, di kondisi sulit dan krisis saat ini di dunia, pemimpin politik perempuan harus melaksanakan tugasnya dan dengan merefleksikan suara bangsa Iran, mereka menuntut pencabutan segera sanksi tak manusiawi, zalim dan permusuhan Amerika.

"Sanksi AS terhadap Iran khususnya di sektor peralatan medis, obat-obatan dan seluruh peralatan yang diperlukan, telah menyulitkan upaya Iran dan masyarakat internasional," ungkap Oladghobad.

Lebih lanjut Oladghobad mengisyaratkan sejumlah perempuan Iran yang terinfeksi Corona dan menekankan, di kondisi sensitif ini, dukungan dan jawaban organisasi internasional terkait perempuan akan membantu perempuan Iran sehingga selain kesehatan mereka terjaga, kemampuannya untuk melakukan tugas dan melawan virus ini semakin kuat.

Sementera itu, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif sebelumnya di suratnya kepada Sekjen PBB Antonio Guterres seraya menekankan pencabutan seluruh sanksi sepihak dan ilegal AS terhadap Iran menjelaskan, "Meskipun Iran memiliki kemampuan ilmiah untuk memerangi virus corona, tapi sanksi dan prasyarat AS untuk mencegah penjualan obat-obatan dan peralatan medis menyebabkan upaya memerangi virus corona di Iran menghadapi kendala serius." (MF)