Stadion ini Diubah Jadi Ruang Pemulihan Pasien COVID-19 (2)
Sebuah stadion di Hamedan, Republik Islam Iran dipersiapkan untuk tempat pemulihan pasien virus Corona, COVID-19.

Para pasien virus ini yang telah sembuh bisa ditampung untuk sementara di ruang darurat tersebut hingga benar-benar pulih kondisinya.

Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah warga yang terinfeksi COVID-19 dan kurangnya ranjang pasie di rumah sakit.

Bagi para pasien yang dinyatakan sembuh namun masih menjalani pemulihan, bisa ditampung di ruang darurat tersebut.

1400 ranjang telah disiapkan di ruang stadion Ibnu Sina dan Sohrevardi Farhad, sehingga jika diperlukan, maka telah disiap untuk digunakan.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Kesehatan Republik Islam Iran Kianoush Jahanpour mengatakan, hingga sekarang 29.812 pasien yang terinfeksi virus Corona di Iran telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit.

"Sejak Selasa siang hingga hari ini (Rabu siang), berdasarkan hasil tes laboratorium, ada 1.997 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi 64.586 orang," kata Jahanpour, Rabu (8/4/2020) siang.

Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 121 pasien yang terinfeksi Covid-19 di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia hingga sekarang mencapai 3.993 orang. Sementera 3.956 pasien dalam kondisi kritis.

Covid-19 ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina. Virus ini telah menyebar ke lebih dari 200 negara dunia.

Data terbaru yang dirilis pada hari Rabu pagi, 8 April 2020, 1.417.303 orang telah terinfeksi COVID-19, dan 81.901 dari mereka meninggal dunia. Sementera jumlah pasien yang sembuh dari virus tersebut mencapai 294.703 orang.

Amerika Serikat berada di urutan pertama yang memiliki kasus terbanyak terkait dengan virus Corona. 399.929 warga Amerika terinfeksi COVID-19, dan 12.910 dari mereka meninggal dunia.

Spanyol berada di urutan kedua. 140.511 warga negara ini tertular COVID-19, dan 13.897 dari mereka meninggal dunia.

Negara berikutnya adalah Italia. 135.586 warga negara ini terinfeksi virus Corona dan 17.217 dari mereka meninggal dunia.

Negara-negara berikutnya yang memiliki kasus terbanyak COVID-19 adalah Jerman, Prancis, Cina, Iran, Inggris, dan Turki. (RA)