Seniman Iran Ubah Teater Jadi Tempat Produksi Masker
Puluhan seniman di Republik Islam Iran mengubah Aula Teater Hafez Tehran menjadi tempat produksi masker untuk dibagikan secara gratis kepada masyarakat yang memerlukan
Kegiatan yang menjadi bagian dari upaya nasional untuk mencegah penyebaran virus Corona, COVID-19 itu didukung oleh Roudaki Artistic Cultural Foundation.
Para seniman juga dibantu oleh para relawan, dan mereka mampu memproduksi 3000 masker dalam sehari. 27 mesin jahit digunakan dalam kegiatan ini.
Juru bicara Kementerian Kesehatan Republik Islam Iran Kianoush Jahanpour mengatakan, pasien COVID-19 yang sembuh meningkat dan hingga sekarang 49.933 pasien virus ini telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit.
"Sejak Selasa siang hingga hari ini (Rabu siang), berdasarkan hasil tes laboratorium, ada 1.512 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi 76.389 orang," kata Jahanpour, Rabu (15/4/2020) siang.
Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 94 pasien yang terinfeksi Covid-19 di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia hingga sekarang mencapai 4.777 orang. Sementara 3.643 pasien dalam kondisi kritis.
Virus Corona telah menyebar ke 111 negara dan jumlah korban jiwa akibat virus ini di seluruh dunia hingga Rabu pagi, 15 April 2020 telah mencapai 126.705 orang.
Lebih dari 1.990,830 orang terinfeksi COVID-19 dan 483,345 dari mereka telah sembuh. Covid-19 ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.
Amerika Serikat berada di urutan pertama yang memiliki kasus terbanyak terkait dengan virus Corona. 609.422 warga Amerika terinfeksi COVID-19, dan 26.056 dari mereka meninggal dunia.
Spanyol berada di urutan kedua. 174.060 warga negara ini tertular COVID-19, dan 18.255 dari mereka meninggal dunia. Negara berikutnya adalah Italia. 162.488 warga negara ini terinfeksi virus Corona dan 21.067 dari mereka meninggal dunia.
Negara-negara berikutnya yang memiliki kasus terbanyak COVID-19 adalah Prancis, Jerman, Inggris, Cina, Iran dan Turki. (RA)