Takht-Ravanchi: AS Berusaha Mengalihkan Perhatian dari Terorisme Ekonomi
-
Majid Takht-Ravanci, Wakil Tetap Iran untuk PBB
Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, dalam menanggapi klaim Menteri Luar Negeri AS tentang pembatasan senjata Iran, mengatakan, "Pernyataan ini adalah upaya lain untuk mengalihkan perhatian dari kelanjutan terorisme ekonomi terhadap rakyat Iran."
Majid Takht-Ravanchi di laman Twitter-nya menyinggung upaya AS untuk mengalihkan perhatian dari terorisme ekonomi terhadap rakyat Iran menulis, "Kali ini, Amerika Serikat menginginkan Dewan Keamanan PBB melanggar Resolusi 2231 dan terus memberlakukan pembatasan senjata terhadap Iran." Sebagaimana dilaporkan IRNA.
"Amerika Serikat tidak akan berhasil mendorong pihak lain untuk melanggar hukum internasional," ungkap Takht-Ravanchi.
Mike Pompeo, Menteri Luar Negeri hari Sabtu (18/04/2020) di akun Twitter-nya mengulangi kembali klaim anti-Iran dan menulis, "Sebelum Iran memulai perlombaan senjata baru di Timur Tengah (Asia Barat), Dewan Keamanan harus memperpanjang embargo senjata mereka."
Embargo senjata Dewan Keamanan PBB terhadap Iran diberlakukan pada 2006 dan 2007 untuk melarang penjualan senjata ke Iran dan ekspor senjata dari Iran.
Sanksi itu diberlakukan setelah JCPOA dan akan dicabut pada 18 Oktober 2020, setelah laporan Badan Energi Atom Internasional (IAEA) mengkonfirmasi bahwa program nuklir Iran bertujuan damai.