Percakapan Presiden Iran-Rusia Menekankan Penguatan Kerja Sama Tehran-Moskow
https://parstoday.ir/id/news/iran-i80621-percakapan_presiden_iran_rusia_menekankan_penguatan_kerja_sama_tehran_moskow
Presiden Republik Islam Iran dan Rusia menekankan penguatan dan pengokohan kerja sama Tehran-Moskow di segala bidang serta mempercepat implementasi berbagai nota kesepakatan bilateral.
(last modified 2026-04-05T23:44:38+00:00 )
Apr 22, 2020 03:35 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani dan Vladimir Putin
    Hassan Rouhani dan Vladimir Putin

Presiden Republik Islam Iran dan Rusia menekankan penguatan dan pengokohan kerja sama Tehran-Moskow di segala bidang serta mempercepat implementasi berbagai nota kesepakatan bilateral.

Hassan Rouhani, Presiden Republik Islam Iran hari Selasa (21/04/2020) dalam pembicaraan telepon dengan Vladimir Putin, Presiden Rusia, menilai perlunya memperluas kerja sama dan pertukaran pengalaman dua negara dalam memerangi virus Corona.

"Pejabat Iran dan Rusia harus bekerja untuk memastikan bahwa perdagangan di antara mereka dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan," ungkap Rouhani.

Vladimir Putin dan Hassan Rouhani

Mengacu pada penerapan sanksi zalim dan ilegal Amerika Serikat yang anti-Iran dan upaya untuk mencegah IMF memberikan pinjaman kepada Iran, Rouhani menjelaskan, "Hari ini, kondisi sulit sedang dihadapi semua negra di dunia dan dalam situasi ini, negara-negara sahabat harus bekerja sama dan memiliki hubungan yang lebih tulus."

Rouhani tidak lupa mengingatkan beberapa tindakan provokatif Amerika Serikat dan rezim Zionis di kawasan, dan menekankan perluasan berbagai kerja sama dan pembicaraan Tehran-Moskow dalam berbagai masalah kawasan serta kelanjutan konsultasi kepala negara Iran, Rusia dan Turki dalam kerangka proses "Astana".

Sementara itu, Vladimir Putin, Presiden Rusia menekankan perlunya upaya bersama, kerja sama dan pertukaran pengalaman Rusia dan Iran untuk melewati situasi sulit saat ini dengan memperluas hubungan dua negara serta berusaha untuk mempercepat implementasi kesepakatan Tehran-Moskow.

Putin menilai sanksi Amerika Serikat terhadap Iran sebagai tindakan pelanggaran hak asasi manusia, seraya mengatakan, "Sayangnya, ada banyak pembicaraan tentang hak asasi manusia di Barat, tetapi dalam praktiknya mereka berperilaku berbeda."

Presiden Rusia juga menilai penting berlanjutnya konsultasi Iran dan Rusia tentang berbagai masalah regional dan internasional, termasuk menindaklanjuti proses "Astana" dan perundingan segi tiga dengan Turki dalam hal ini.