Iran Minta Amerika Hormati Kebebasan Pers
-
Aksi unjuk rasa di kota Minneapolis, Amerika.
Juru bicara Dewan Garda Konstitusi Iran, Abbas Ali Kadkhodaei menanggapi pengekangan yang diterapkan pemerintah AS terhadap media yang meliput aksi protes di kota Minneapolis.
"Tangan para polisi pelaku kejahatan harus diborgol daripada menindak media-media yang memprotes kekerasan di Amerika," tulisnya di akun Twitter pada Sabtu (30/5/2020) seperti dikutip kantor berita IRIB.
Menurutnya, reaksi media terhadap tindakan anti-kemanusiaan polisi Amerika adalah bukan mengampanyekan kekerasan, tetapi melawan kekerasan.
Pekan lalu, seorang polisi kulit putih di Amerika, membunuh pria kulit hitam, George Floyd di kota Minneapolis, negara bagian Minnesota.
Tindakan itu kemudian memicu unjuk rasa di Minneapolis dan warga turun ke jalan-jalan untuk memprotes kekerasan yang dilakukan polisi. Wartawan televisi CNN yang sedang meliput unjuk rasa warga juga ditangkap oleh aparat keamanan. (RM)