Pernyataan Troika Eropa: Sikap Unilateral dan Pengulangan Tuduhan terhadap Iran
Uni Eropa dan Troika Eropa, yang terdiri dari Jerman, Pثrancis, dan Inggris, memainkan peran penting dalam pelaksanaan kesepakatan nuklir Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), tetapi mereka memiliki peran negatif dan tidak dapat dipertahankan dalam melindunginya sejak AS menarik diri dari JCPOA. Sikap terbaru yang ditunjukkan Troika Eropa menegaskan hal ini.
Tiga negara Eropa, anggota kelompok 4 + 1, mengeluarkan pernyataan pada hari Selasa (16/06/2020) yang mengklaim bahwa "pengujian dan pengawasan Iran di Dewan Gubernur IAEA adalah nyata." Negara-negara Eropa telah mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa langkah mereka untuk membuka apa yang disebut "Mekanisme Penyelesaian Sengketa" di JCPOA adalah niat baik.
Dalam sebuah pernyataan, tiga negara Eropa menuduh Iran "melanggar" JCPOA dam mengklaim bahwa mereka mendukung perjanjian itu: "Sebagai pihak di JCPOA, kami menegaskan kembali dukungan kami yang berkelanjutan untuk perjanjian ini dan komitmen kami untuk bekerja bersama untuk mempertahankan dan sepenuhnya mengimplementasikannya. Kami sangat prihatin dengan pelanggaran Iran terhadap komitmen nuklirnya, yang memiliki konsekuensi serius dan tidak dapat diubah."
Troika Eropa sebelumnya mengutuk pengurangan komitmen Iran dalam bentuk lima langkah dan meminta Iran untuk menahan diri dari melanjutkan proses ini serta kembali ke situasi sebelumnya. Klaim Eropa baru-baru ini telah dibuat sementara Amerika Serikat telah melakukan upaya besar untuk menghancurkan JCPOA dan Washington telah mendukung tindakan anti-JCPOA dari Troika Eropa untuk memulai mekanisme penyelesaian sengketa dalam JCPOA.
Troika Eropa, dengan dalih pengurangan langkah-langkah komitmen JCPOA oleh Iran dalam lima tahap, yang tentu saja, sebagai tanggapan atas tidak terpenuhinya komitmen ketiga negara ini dan Uni Eropa, berusaha mengaktifkan mekanisme penyelesaian sengketa di JCPOA pada 14 Januari 2020. Pada saat yang sama, tuduhan anti-Iran oleh Troika Eropa datang sebagai peninjauan posisi Eropa setelah penarikan AS dari JCPOA justru menunjukkan ketidakmampuan mereka untuk memenuhi komitmennya kepada Iran.
Namun, Iran telah menerima implementasi JCPOA dalam kerangka kepentingan nasionalnya dan mengharapkan para anggota kelompok 4 +1, terutama Eropa, untuk memenuhi kewajiban mereka di bawah JCPOA. Menurut Hassan Rouhani, Presiden Republik Islam Iran, "Tindakan Tehran untuk mengurangi komitmennya adalah dalam kerangka perjanjian ini dan untuk mempertahankannya, dan Iran masih siap untuk berinteraksi dan bekerja sama dengan Uni Eropa demi menyelesaikan masalah."
Komitmen ini terkait pihak Eropa termasuk mengurangi efek negatif dari sanksi AS dengan menciptakan mekanisme untuk melanjutkan interaksi ekonomi, perdagangan, dan minyak dengan Iran dalam bentuk INSTEX. Troika Eropa, pada kenyataannya, mengklaim telah mengoperasikan INSTEX. Dalam pernyataan Troika Eropa disebutkan, "Sebagai Troika Eropa, kami terus mencabut sanksi sebagaimana dipertimbangkan dalam JCPOA, dan dengan implementasi penuh dari INSTEX, kami telah melakukan upaya tambahan untuk memfasilitasi perdagangan yang sah dengan Iran."
Pertanyaannya, kapan dan dengan cara apa Eropa sepenuhnya mengoperasikan INSTEX?
Masalah lain adalah Troika Eropa, saat menggunakan istilah "pelanggaran" dalam pernyataannya untuk merujuk pada pengurangan kewajiban Iran di bawah JCPOA, sementara menggunakan istilah "keluar" mengacu pada tindakan AS yang melanggar JCPOA. Dalam hal ini, ketiga negara Eropa ini hanya menyatakan penyesalan atas "keluarnya Amerika Serikat dari JCPOA", sementara mereka telah mengaktifkan mekanisme penyelesaian sengketa terkait dugaan pelanggaran JCPOA oleh Iran.
Pernyataan itu mengatakan, "Kami menyampaikan penyesalan dan prihatin tentang penarikan AS dari JCPOA, termasuk tidak diperpanjangnya pengecualian sanksi terkait proyek-proyek diseminasi, yang merupakan bagian penting dari resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB."
Pertanyaannya adalah mengapa Eropa tidak mengambil tindakan tegas terhadap tindakan ilegal pemerintah Trump menarik diri dari JCPOA, sementara mengambil pendekatan yang sulit ke Iran?
Masalah lain yang diangkat dalam pernyataan Troika Eropa adalah dukungannya untuk pendekatan IAEA ke Iran. Dalam pernyataan Troika Eropa disebutkan, "Kami memuji Badan Energi Atom Internasional untuk misinya memastikan bahwa implementasi JCPOA Iran dilakukan dengan imparsialitas dan profesionalisme."
Rafael Grossi, Direktur Jenderal IAEA menuduh Tehran dan mengatakan dalam sebuah laporan bulan lalu bahwa pihaknya sedang melakukan "inspeksi yang belum pernah terjadi sebelumnya" dari fasilitas nuklir Iran.
Permintaan ilegal IAEA ditentang oleh Tehran. Iran telah menekankan bahwa bidang tanggung jawab badan tersebut sepenuhnya jelas dalam perjanjian Tindakan Pengamanan. Dengan demikian, Tehran tidak akan menanggapi klaim yang dibuat, terutama oleh musuh-musuh Iran seperti rezim Zionis dan Amerika Serikat, tentang program nuklir damai atau memberikan izin memeriksa setiap lokasi yang diminta oleh Dirjen IAEA.