Rahbar Sampaikan Isu-isu Penting kepada Anggota Parlemen
https://parstoday.ir/id/news/iran-i83124-rahbar_sampaikan_isu_isu_penting_kepada_anggota_parlemen
Anggota parlemen ke-11 Republik Islam Iran berdialog dengan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei pada hari Minggu, 12 Juli 2020 melalui video konferensi.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 12, 2020 11:10 Asia/Jakarta
  • Dialog Anggota Parlemen Iran dengan Rahbar.
    Dialog Anggota Parlemen Iran dengan Rahbar.

Anggota parlemen ke-11 Republik Islam Iran berdialog dengan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei pada hari Minggu, 12 Juli 2020 melalui video konferensi.

Dalam dialog yang berlangsung secara virutal tersebut, Ayatullah Khamenei menyampaikan beberapa tema dan isu penting. Rahbar menekankan bahwa perselisihan akan membuat masyarakat kesal, dan semua harus berbicara dengan satu suara untuk melawan musuh.

Ayatullah Khamenei menuturkan, kami percaya bahwa semua masalah yang ada bisa diselesaikan, dan parlemen harus membuat dampak signifikan dengan memprioritaskan masalah, menghindari masalah sepele, dan bekerja dengan tulus untuk rakyat dalam menyelesaikan persoalan yang dihadapi.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran menyatakan penyesalan mendalam atas penyebaran virus Corona, COVID-19 dan mendesak semua orang untuk sepenuhnya mematuhi pedoman dan protokol kesehatan.

Ayatullah Khamenei menuturkan, masyarakat bisa membantu keluarga miskin dan yang membutuhkan melalui perluasan gerakan bantuan kepada yang memerlukan. 

Rahbar menyebut kehadiran persentase yang dapat diterima dari  masyarakat dalam pemilu parlemen meskipun kondisi ekonomi yang sulit dan propaganda musuh sebagai indikasi harapan bangsa untuk menyelesaikan masalah.

Ayatullah Khamenei menyarankan para anggota parlemen untuk memperhatikan pencapaian penting tersebute. 

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran lebih lanjut menyebut parlemen ke-11  sebagai salah satu parlemen paling kuat dan paling revolusioner setelah revolusi kemenangan Revolusi Islam. 

Rahbar menuturkan, kehadiran para pemuda yang termotivasi, setia, ulet, mampu, berpendidikan dan efisien bersama dengan sejumlah pemimpin revolusioner yang memiliki pengalaman di pemerintahan, dan sejumlah individu berpengalaman di parlemen, telah mengubah parlemen ke-11 menjadi parlemen yang sangat bagus dan penuh harapan.

 Ayatullah Khamenei juga mengungkapkan kepuasan dengan sensitivitas parlemen ke-11 terhadap masalah revolusi dan upaya anggota parlemen dalam pembentukan dewan pimpinan dan komisi.

Rahbar mengatakan, masa empat tahun menjadi anggota parlemen adalah kesempatan yang baik untuk membuka jalan bagi gerakan umum negara dan memiliki dampak besar pada proses penyelesaian masalah Iran dan kemajuan dan masa depan negara ini . 

Ayatullah Khamenei mengumpamakan masalah ekonomi negara dengan "penyakit" dan pada saat yang sama menggarisbawahi bahwa karena kekuatannya yang kuat dan kekuatan pertahanannya, maka negara pasti dapat mengatasi penyakit ini, sebab musuh mengakui hari ini bahwa meskipun memberlakukan sanksi terberat dan tekanan habis-habisan, mereka belum mampu mencapai tujuan anti-Iran yang mereka kejar.

Menurut Rahbar, inflasi, menurunnya nilai mata uang nasional, biaya tidak rasional, masalah perusahaan manufaktur dan masalah yang disebabkan oleh sanksi adalah masalah yang telah membuat hidup  masyarakat menjadi sulit, terutama untuk kelas bawah dan menengah. 

Ayatullah Khamenei menjelaskan, penciptaan ribuan perusahaan berbasis ilmu pengetahuan, implementasi ratusan proyek infrastruktur dan pemanfaatan proyek-proyek baru, serta kemajuan menakjubkan dalam industri militer dan keberhasilan yang mengagumkan di bidang ruang angkasa adalah hasil dari penggunaan sebagian kapasitas negara yang sangat kuat dan luas.

Pemimpin Besar Revolusi Islam menggambarkan kapasitas spiritual bangsa, yang berakar pada kepercayaan religius dan revolusioner rakyat, sebagai pelengkap dari banyak kapasitas alam, geografis dan historis.

"Kapasitas spiritual harus dipertimbangkan dan digunakan sebagai sangat faktor penting," pungkasnya. (RA)